123Berita – 04 April 2026 | Jakarta, 3 April 2026 – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (TGB) Indonesia, Dr. Zainul Majdi, bersama Dr. Nanang Firdaus Masduki, melakukan pertemuan resmi dengan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujedri, pada Jumat pagi di Kedutaan Besar Iran, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Iran, khususnya dalam bidang ekonomi, energi, pariwisata, serta kerjasama keamanan regional.
Dalam pembukaan pertemuan, Dr. Zainul Majdi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Duta Besar Boroujedri serta menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus memperluas kerja sama dengan negara-negara mitra strategis, termasuk Iran. “Indonesia menghargai hubungan historis yang telah terjalin dengan Iran, dan kami melihat potensi besar untuk meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan,” ujar Zainul Majdi.
Duta Besar Boroujedri menanggapi dengan menekankan pentingnya dialog berkelanjutan antara kedua negara. Ia menyoroti bahwa Iran memiliki keinginan kuat untuk memperdalam kerja sama di sektor energi, khususnya dalam bidang minyak dan gas, serta mengembangkan teknologi energi terbarukan yang dapat menjadi peluang investasi bagi perusahaan Indonesia.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Kerjasama Ekonomi dan Investasi – Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan aliran investasi dengan mempermudah prosedur perizinan, mengadakan roadshow bisnis, dan menciptakan zona ekonomi khusus yang dapat menarik investor Iran ke sektor infrastruktur, manufaktur, dan pertanian di Indonesia.
- Energi dan Teknologi – Diskusi mendalam mengenai potensi kolaborasi dalam eksplorasi minyak dan gas, transfer teknologi, serta pengembangan proyek energi terbarukan, terutama tenaga surya dan angin, yang menjadi prioritas kedua negara dalam rangka mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
- Pariwisata dan Budaya – Kedua negara menyoroti pentingnya meningkatkan kunjungan wisatawan melalui promosi bersama, simplifikasi visa, serta penyelenggaraan festival budaya yang menampilkan seni, kuliner, dan tradisi masing-masing negara.
- Keamanan Regional – Mengingat posisi strategis Indonesia dan Iran dalam kawasan Asia‑Pasifik dan Timur Tengah, pembicaraan juga menyentuh isu-isu keamanan maritim, penanggulangan terorisme, serta kerja sama intelijen untuk menjaga stabilitas regional.
- Pendidikan dan Penelitian – Pihak Iran mengusulkan program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas Iran, terutama dalam bidang teknik, kedokteran, dan ilmu sosial, sementara Indonesia menawarkan pertukaran dosen dan peneliti.
Dr. Nanang Firdaus Masduki, yang mendampingi TGB Zainul Majdi, menambahkan bahwa pemerintah Indonesia sedang menyiapkan paket kebijakan insentif untuk menarik investasi asing, termasuk dari Iran, yang mencakup pembebasan pajak sementara dan kemudahan akses ke pasar domestik.
Selain topik-topik utama di atas, pertemuan tersebut juga membahas langkah-langkah konkret untuk memperkuat kerja sama multilateral, khususnya dalam forum-organisasi internasional seperti OIC (Organisasi Kerjasama Islam) dan G-20, dimana kedua negara memiliki peran signifikan.
Menutup pertemuan, Duta Besar Boroujedri menegaskan kesediaan Iran untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui pembentukan tim kerja bilateral yang akan menyusun roadmap implementasi kerja sama di bidang-bidang yang telah disepakati. “Kami berharap hasil pertemuan ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk MoU dan kesepakatan konkret yang menguntungkan kedua negara,” katanya.
Selanjutnya, TGB Zainul Majdi menyampaikan harapan agar pertemuan serupa dapat dijadwalkan secara periodik, sehingga dialog terus terjaga dan setiap tantangan yang muncul dapat ditanggapi secara bersama-sama. Ia juga mengajak semua pihak terkait, baik pemerintah maupun sektor swasta, untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Iran.
Dengan agenda yang komprehensif dan tekad kuat dari kedua belah pihak, pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperdalam hubungan Indonesia‑Iran, memperluas peluang ekonomi, serta berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran kawasan.





