123Berita β 21 Mei 2026 | Nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor krusial dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kuat. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai bahwa stabilitas nilai tukar rupiah sangat penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen pada tahun 2027.
Selain itu, stabilitas rupiah juga akan mempengaruhi inflasi dan suku bunga. Dengan rupiah yang stabil, inflasi dapat dikendalikan dan suku bunga dapat diturunkan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Esther juga menekankan bahwa pemerintah perlu melakukan kebijakan moneter dan fiskal yang tepat untuk menjaga stabilitas rupiah. Pemerintah perlu meningkatkan cadangan devisa, mengendalikan inflasi, dan menurunkan suku bunga untuk menjaga stabilitas rupiah.
Dalam beberapa tahun terakhir, rupiah telah mengalami fluktuasi yang cukup besar. Namun, dengan kebijakan moneter dan fiskal yang tepat, rupiah dapat distabilkan dan pertumbuhan ekonomi dapat ditingkatkan.
Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen pada tahun 2027, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya, termasuk meningkatkan investasi, meningkatkan ekspor, dan meningkatkan konsumsi. Dengan demikian, Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan.
Stabilitas rupiah merupakan salah satu kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan kebijakan moneter dan fiskal yang tepat untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.





