123Berita – 05 April 2026 | Southampton berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 pada laga perempat final Piala FA musim 2025/2026 yang berlangsung di St. Mary’s Stadium pada Selasa malam. Kekalahan tersebut menutup mimpi Arsenal untuk melaju ke semifinal, sekaligus menandai keluarnya tim Mikel Arteta dari kompetisi domestik paling bergengsi di Inggris.
Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi dari kedua sisi. Southampton membuka keunggulan lewat gol awal yang dicetak oleh pemain depan mereka, Jamaal Lascelles, yang memanfaatkan umpan silang tepat di kotak penalti. Gol tersebut memberi kepercayaan diri kepada tim tuan rumah dan membuat suporter di tribun bersorak riuh.
Namun, Arsenal tidak tinggal diam. Sekitar sepuluh menit setelah kebobolan, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi tendangan penalti yang diambil oleh Gabriel Martinelli. Tendangan itu menegakkan kembali harapan Gunners dan mengubah dinamika pertandingan menjadi lebih terbuka.
Tak lama setelah itu, Arsenal melanjutkan serangan balasan dan berhasil memimpin pertandingan melalui gol yang dicetak oleh Bukayo Saka. Serangan cepat di sisi kanan lapangan menghasilkan umpan terobosan yang diakhiri dengan tembakan keras ke sudut atas gawang Southampton, menambah satu gol ke papan skor.
Southampton tetap berjuang keras di babak pertama. Pada menit-menit akhir babak pertama, Lascelles kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol balasan yang menyeimbangkan kembali skor menjadi 2-2. Gol tersebut datang setelah serangkaian tekanan tinggi, memperlihatkan tekad Southampton untuk tidak menyerah.
Memasuki babak kedua, Arsenal berusaha mengendalikan permainan, tetapi pertahanan Southampton tampil disiplin dan menahan serangan demi serangan. Pada menit ke-68, Arsenal menemukan celah lewat serangan balik dan menambah satu gol lagi melalui Martin Ødegaard. Gol ini mengembalikan keunggulan Arsenal menjadi 3-2.
Usaha Southampton untuk kembali mengejar angka tetap berlanjut. Mereka menciptakan beberapa peluang, namun pertahanan Arsenal, dipimpin oleh William Saliba, berhasil menahan serangan lawan. Pada menit ke-84, Southampton kembali mencetak gol melalui James Ward-Prowse, yang mengeksekusi tendangan bebas yang melengkung ke pojok jauh gawang.
Skor akhir 2-1 menjadi hasil akhir setelah tambahan waktu. Dengan hasil ini, Arsenal resmi tersingkir dari Piala FA, sementara Southampton melaju ke semifinal dan menambah kebanggaan bagi klub serta pendukungnya.
Hasil ini menimbulkan pertanyaan besar bagi manajemen Arsenal. Kritik tajam mengalir dari media dan suporter, menyoroti ketidakstabilan pertahanan dan kurangnya ketajaman dalam menyelesaikan peluang. Mikel Arteta kini harus mencari solusi cepat untuk memperbaiki performa tim menjelang sisa kompetisi Liga Premier.
Di sisi lain, keberhasilan Southampton menambah catatan positif bagi pelatih mereka, Rubén Sellés, yang berhasil memaksimalkan potensi skuad dalam laga melawan tim raksasa. Keberhasilan ini diyakini akan memberi dorongan moral bagi Southampton menjelang pertandingan semifinal berikutnya.
Berita ini menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Inggris, menegaskan betapa kompetitifnya Piala FA dan bagaimana satu kesalahan kecil dapat mengakhiri harapan sebuah klub besar. Arsenal kini harus fokus pada Liga Premier, sementara Southampton menyiapkan diri untuk melanjutkan perjuangan mereka menuju final.





