Ribuan Pengunjung Memadati Ragunan pada Libur Panjang Paskah, Catat Rekor 25.870 Pengunjung hingga Siang

Ribuan Pengunjung Memadati Ragunan pada Libur Panjang Paskah, Catat Rekor 25.870 Pengunjung hingga Siang
Ribuan Pengunjung Memadati Ragunan pada Libur Panjang Paskah, Catat Rekor 25.870 Pengunjung hingga Siang

123Berita – 04 April 2026 | Kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali menjadi magnet utama bagi warga Jakarta dan sekitarnya pada libur panjang Paskah yang jatuh pada Sabtu, 4 April 2026. Data resmi yang dirilis oleh pengelola taman menunjukkan bahwa hingga tengah hari, sebanyak 25.870 orang telah melintasi pintu masuk Ragunan, menandai lonjakan pengunjung yang signifikan dibandingkan hari biasa.

Lonjakan ini tidak lepas dari suasana libur panjang yang biasanya diisi keluarga dengan aktivitas rekreasi di luar rumah. Ragunan, dengan koleksi satwa yang beragam dan ruang terbuka hijau yang luas, menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak maupun pasangan. Menurut petugas tiket, antrean pada pintu masuk utama terasa lebih panjang dari biasanya, namun sistem antrian elektronik yang diterapkan berhasil memperlancar proses masuk.

Bacaan Lainnya

Pengunjung yang datang berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Sebagian besar merupakan keluarga dengan anak usia sekolah dasar hingga menengah, yang memanfaatkan kesempatan libur untuk mengenalkan anak pada keanekaragaman hayati. Selain itu, tidak sedikit pula kelompok remaja dan mahasiswa yang datang bersama teman-teman untuk bersantai di area taman sambil menikmati fasilitas seperti area piknik, jalur jogging, dan spot foto Instagramable.

Berbagai jenis satwa yang menjadi daya tarik utama, seperti harimau sumatera, orangutan, serta berbagai spesies burung eksotis, berhasil menarik minat pengunjung untuk berkeliling lebih lama. Pengamat lingkungan mencatat bahwa tingkat kepuasan pengunjung meningkat, terbukti dari banyaknya komentar positif yang terdengar di area informasi dan di media sosial, meski tidak ditampilkan secara langsung dalam artikel ini.

Pengelola taman menegaskan bahwa peningkatan jumlah pengunjung tidak mengganggu kesejahteraan satwa. “Kami selalu memantau kepadatan pengunjung dan memastikan bahwa zona satwa tetap tenang serta aman,” ujar salah satu petugas kebersihan taman. Protokol kebersihan dan keamanan tetap diberlakukan secara ketat, termasuk penyediaan tempat sampah yang cukup, serta penegakan larangan memberi makanan kepada satwa.

Selain aspek hiburan, Ragunan juga berperan sebagai sarana edukasi. Pada pagi hari, tim edukasi taman mengadakan sesi interaktif bagi sekolah yang datang dalam rangka kunjungan belajar. Anak-anak diajarkan tentang pentingnya pelestarian lingkungan, cara mengenali jejak satwa, serta peran manusia dalam melindungi habitat alami.

Berbagai fasilitas pendukung turut meningkatkan kenyamanan pengunjung. Area parkir yang luas, kafe dengan menu ramah anak, serta area bermain anak yang terletak di dekat pintu masuk menjadi nilai plus. Pengunjung juga dapat menyewa sepeda di area khusus, yang memungkinkan mereka menjelajahi seluruh sudut taman dengan lebih cepat.

Data kunjungan ini juga memberikan gambaran tentang potensi ekonomi lokal. Dengan hampir 26 ribu orang yang menghabiskan waktu di Ragunan, pendapatan dari tiket masuk, penjualan makanan, serta penyewaan fasilitas diperkirakan mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode biasa. Hal ini berdampak positif bagi para pedagang sekitar serta tenaga kerja yang terlibat dalam operasional taman.

Menjawab pertanyaan mengenai kapasitas maksimum, pihak pengelola menyatakan bahwa Ragunan memiliki kapasitas teoritis sekitar 30 ribu pengunjung per hari, sehingga angka 25.870 hingga siang hari masih berada dalam batas aman. “Kami siap menampung lebih banyak lagi, namun tetap memperhatikan standar kenyamanan dan keselamatan,” tegasnya.

Seiring berjalannya hari, diperkirakan total pengunjung akan melampaui angka 35 ribu sebelum matahari terbenam. Angka tersebut akan menjadi catatan tertinggi untuk periode libur Paskah dalam beberapa tahun terakhir, menegaskan kembali posisi Ragunan sebagai destinasi favorit warga Jakarta dalam merayakan momen libur panjang.

Kesimpulannya, Taman Margasatwa Ragunan berhasil memanfaatkan momen libur panjang Paskah untuk menarik puluhan ribu pengunjung, memperkuat perannya sebagai pusat rekreasi, edukasi, dan ekonomi lokal. Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat yang menghargai nilai budaya serta lingkungan yang terkandung di dalamnya.

Pos terkait