123Berita – 06 April 2026 | Padang, 5 April 2026 – Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di puncak klasemen sementara Super League 2025/26 setelah berhasil mengamankan tiga poin penuh melawan tuan rumah Semen Padang dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di Stadion Haji Agus Salim berlangsung di bawah hujan gerimis, namun cuaca tidak menghalangi performa impresif tim asuhan Bojan Hodak.
Gol pertama tercipta pada menit ke-32 babak pertama. Berguinho menyalurkan bola terarah ke mulut gawang, dan Ramon Tanque menyiapkan diri untuk menyentuh bola hingga menggelindingkan bola ke belakang gawang yang dijaga oleh kiper Rendy Oscario. Gol tersebut memberi keunggulan pertama bagi Maung Bandung dan mengubah alur pertandingan menjadi lebih menguasai.
Semen Padang mencoba merespon dengan serangan balik pada menit ke-38, namun kiper Teja Paku Alam tampil sigap menangkis peluang emas itu. Di menit-menit akhir babak pertama, Thom Haye dua kali mendekati kotak penalti lawan, namun belum mampu menambah angka.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis 1-0 untuk Persib. Memasuki babak kedua, intensitas hujan meningkat, namun tekad tim tetap tinggi. Pada menit ke-53, Ramon Tanque hampir menambah golnya, namun tendangan tersebut masih dapat dihalau oleh Rendy Oscario.
Pada menit ke-64, Bojan Hodak melakukan pergantian ganda dengan menurunkan Beckham Putra dan Adam Alis, menggantinya dengan Uilliam Barros dan Luciano Guaycochea. Kedua pemain pengganti langsung menguji peluang dari luar kotak penalti, namun tembakan mereka belum menemukan jaringan.
Gol kedua datang pada menit ke-70 ketika Ramon Tanque berhasil menyambut umpan silang dari sisi sayap dengan sundulan kepala yang tepat sasaran. Gol tersebut mengunci kemenangan 2-0 bagi Persib Bandung, sekaligus menambah koleksi brace bagi sang penyerang asing.
Setelah mencetak dua gol, Tanque digantikan oleh Sergio Castel pada menit ke-75. Pergantian selanjutnya melibatkan Berguinho yang diganti Saddil Ramdani, serta Thom Haye yang digantikan Layvin Kurzawa pada menit ke-84. Meskipun pergantian terjadi, Persib tetap mengancam gawang lawan. Uilliam Barros mencatat tiga peluang berbahaya, namun semua usahanya tidak berbuah gol.
Wasit menutup pertandingan dengan peluit panjang, mengukuhkan skor akhir 2-0 untuk Persib Bandung. Penampilan Ramon Tanque menjadi sorotan utama, dengan dua gol yang menegaskan peranannya sebagai penyerang utama tim. Kiper Teja Paku Alam juga patut diacungi jempol atas penyelamatan pentingnya di menit ke-38.
Dengan kemenangan ini, Persib menambah jarak ke Borneo FC menjadi empat poin, serta memperlebar celah sembilan poin dari Persija Jakarta yang menempati posisi ketiga. Pencapaian ini memperkuat cengkeraman Maung Bandung di puncak klasemen dan menambah kepercayaan diri menjelang sisa kompetisi.
Secara taktis, Bojan Hodak menunjukkan fleksibilitas dengan melakukan pergantian pemain pada menit krusial, menjaga intensitas serangan sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk berkontribusi. Pergantian tersebut tidak mengurangi tekanan pada lini serang, terbukti dari gol kedua yang datang hanya enam menit setelah pergantian pertama.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang lebih tinggi bagi Persib, dengan sejumlah peluang yang diciptakan baik dari sisi sayap maupun serangan terpusat. Semen Padang, meski bermain di kandang, tidak mampu memanfaatkan peluang bola mati maupun serangan balik yang terbatas.
Keberhasilan Persib di atas lapangan Haji Agus Salim menjadi bukti konsistensi tim dalam mengatasi kondisi cuaca yang tidak bersahabat serta keterbatasan skuad akibat akumulasi kartu pada dua bek andalan. Dengan performa ini, Persib berharap dapat melanjutkan tren positifnya dan memperkuat posisi puncak menjelang fase penutup liga.
Kesimpulannya, kemenangan 2-0 atas Semen Padang tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Persib Bandung, tetapi juga menegaskan kekuatan ofensif Ramon Tanque serta ketangguhan taktik Bojan Hodak. Persib kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mempertahankan gelar juara Super League 2025/26, sementara lawan-lawan terdekat harus berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan.





