Polres Jayawijaya Cepat Padamkan Kebakaran Ruko di Wamida, Kerugian Diperkirakan Rp7 Miliar

Polres Jayawijaya Cepat Padamkan Kebakaran Ruko di Wamida, Kerugian Diperkirakan Rp7 Miliar
Polres Jayawijaya Cepat Padamkan Kebakaran Ruko di Wamida, Kerugian Diperkirakan Rp7 Miliar

123Berita – 05 April 2026 | Wamena, 5 April 2026 – Pihak Polres Jayawijaya menunjukkan respons yang cepat dan terkoordinasi ketika terjadi kebakaran besar pada sebuah kompleks ruko di kawasan Jalan Irian dan Trikora. Kebakaran yang melanda 15 unit bangunan tersebut menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai tujuh miliar rupiah, namun beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, termasuk kendaraan pemadam kebakaran, tim SAR, dan personel tambahan untuk memastikan api tidak menyebar ke bangunan di sekitarnya,” ujar Komandan Polres Jayawijaya dalam konferensi pers singkat di kantor polisi setempat. “Kerja sama antar instansi, terutama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayawijaya, sangat membantu mempercepat proses pemadaman.”

Bacaan Lainnya

Insiden kebakaran ini terjadi pada sore hari, sekitar pukul 16.30 WIB, ketika para pedagang dan pemilik ruko sedang menutup usaha. Sumber api diduga berasal dari instalasi listrik yang tidak terawat pada salah satu ruko yang berlokasi di Jalan Irian. Api kemudian menyebar dengan cepat akibat material bangunan yang mudah terbakar, melibatkan total 15 unit ruko di dua ruas jalan utama tersebut.

Setelah proses pemadaman selesai, tim investigasi kebakaran melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap titik asal kebakaran. Hasil sementara menunjukkan kegagalan instalasi listrik sebagai penyebab utama, namun penyelidikan lanjutan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada faktor lain yang berkontribusi, seperti kelalaian dalam penyimpanan bahan mudah terbakar.

Kerugian material yang terjadi diperkirakan mencapai Rp7 miliar, mencakup kerusakan pada struktur bangunan, peralatan dagang, serta stok barang yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) telah menyiapkan bantuan darurat bagi para korban, termasuk penyediaan dana bantuan sosial dan fasilitas sementara untuk melanjutkan aktivitas ekonomi.

Selain bantuan finansial, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk menyediakan tempat penampungan sementara, serta membantu proses pemulihan dokumen dan inventarisasi kerugian yang dialami para pelaku usaha. “Kami mengerti betapa pentingnya peran ruko-ruko ini dalam perekonomian lokal, terutama di kota Wamena yang menjadi pusat perdagangan di wilayah Papua Tengah,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan terhadap standar keselamatan di kawasan perdagangan yang padat. Pemerintah daerah berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap instalasi listrik, serta mengadakan pelatihan keamanan kebakaran bagi pemilik usaha. “Kami akan melakukan inspeksi rutin dan memberikan sosialisasi mengenai prosedur pencegahan kebakaran, termasuk penggunaan alat pemadam kebakaran portable di setiap ruko,” ujar Sekretaris Daerah Jayawijaya.

Para pedagang yang terkena dampak kebakaran menyatakan rasa terima kasih atas respons cepat kepolisian dan pemadam kebakaran. “Beruntung tidak ada yang terluka, namun kami harus memulai kembali dari nol,” kata salah satu pemilik ruko yang kehilangan seluruh persediaannya. “Kami berharap bantuan yang dijanjikan dapat membantu mempercepat proses pemulihan.”

Secara keseluruhan, penanganan kebakaran ini menunjukkan sinergi yang baik antara aparat keamanan, pemadam kebakaran, dan pemerintah daerah. Meskipun kerugian materiil cukup signifikan, tidak adanya korban jiwa menandakan keberhasilan upaya evakuasi dan penanggulangan dini.

Kasus ini juga menjadi pelajaran penting bagi seluruh pelaku usaha di Wamena untuk meningkatkan standar keselamatan, terutama dalam hal instalasi listrik dan penyimpanan barang berbahaya. Diharapkan, dengan langkah-langkah preventif yang lebih ketat, kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

Dengan komitmen bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan pemulihan ekonomi di kawasan Jalan Irian dan Trikora dapat berjalan cepat, serta menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Pos terkait