123Berita – 30 Juli 2026 | Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membawa delapan isu strategis ke Kongres Umat Islam, salah satunya adalah Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelarangan LGBTQ. Sekjen PKS, Muhammad Kholid, menyampaikan bahwa partai ini siap untuk memperjuangkan isu-isu tersebut demi kepentingan umat Islam dan masyarakat luas.
Kholid menegaskan bahwa PKS memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan hak-hak umat Islam dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Ia juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah dan memastikan bahwa suara umat Islam didengar.
Delapan isu strategis yang dibawa PKS ke Kongres Umat Islam antara lain: RUU Pelarangan LGBTQ, perbaikan dana partai, peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan ekonomi syariah, perlindungan hak-hak minoritas, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan infrastruktur, dan penguatan lembaga-lembaga keagamaan.
Kholid berharap bahwa Kongres Umat Islam dapat menjadi platform yang efektif untuk memperjuangkan isu-isu tersebut dan memastikan bahwa kepentingan umat Islam terwakili dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara partai politik, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil dalam memperjuangkan isu-isu strategis tersebut.
PKS berkomitmen untuk terus memperjuangkan isu-isu tersebut dan memastikan bahwa suara umat Islam didengar oleh pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya. Dengan demikian, diharapkan bahwa kepentingan umat Islam dapat terwakili dengan baik dan bahwa kebijakan pemerintah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kehadiran PKS di Kongres Umat Islam menunjukkan komitmen partai ini untuk memperjuangkan isu-isu strategis dan memastikan bahwa suara umat Islam terwakili dengan baik. Dengan demikian, diharapkan bahwa partai ini dapat memainkan peran yang lebih efektif dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah dan memperjuangkan kepentingan umat Islam.





