123Berita – 07 Juni 2026 | Baru-baru ini, muncul film dokumenter yang membahas tentang PSN Wanam dan mengeluarkan beberapa klaim yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menilai bahwa klaim-klaim tersebut berpotensi menyesatkan dan tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya.
Trubus juga menyoroti bahwa pentingnya membedakan antara informasi yang akurat dan yang tidak akurat, terutama dalam konteks kebijakan publik. Ia menekankan bahwa kebijakan yang efektif harus didasarkan pada data dan analisis yang tepat, bukan pada asumsi atau opini yang tidak berdasar.
Lebih lanjut, Trubus menyarankan bahwa penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memeriksa sumber informasi sebelum membagikannya atau mempercayainya. Ia menekankan bahwa ini akan membantu mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat dan menyesatkan.
Dalam konteks PSN Wanam, Trubus menekankan bahwa penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tentang program ini harus akurat dan berdasarkan pada data yang tepat. Ia menyarankan bahwa pemerintah dan lembaga terkait harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program ini.
Menyimpulkan, narasi negatif tentang PSN Wanam yang disampaikan dalam film dokumenter tersebut dinilai menyesatkan dan tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pakar Kebijakan Publik Trisakti menekankan pentingnya memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik harus berdasarkan pada kenyataan dan bukan sekedar opini atau asumsi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan dapat membuat keputusan yang tepat berdasarkan pada informasi yang benar.





