123Berita – 09 April 2026 | Jakarta, 9 April 2026 – Mayjen TNI Doddy Tri Winarto secara resmi mengemban jabatan sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, menggantikan Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo. Penunjukan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan militer di wilayah Maluku, dengan fokus utama pada penjagaan stabilitas, keamanan, serta harmonisasi antar‑komunitas.
Upacara pengukuhan berlangsung di kompleks markas Pangdam XV/Pattimura, Ambon, dengan kehadiran pejabat tinggi TNI, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam pidatonya, Mayjen Doddy menegaskan komitmen untuk menegakkan kedaulatan negara, melindungi warga sipil, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antar‑pihak. “Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Maluku memiliki potensi luar biasa namun juga tantangan yang harus dihadapi bersama. Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan,” ujarnya.
Penunjukan Mayjen Doddy datang pada saat Maluku masih menghadapi beberapa dinamika keamanan, termasuk potensi konflik horizontal, aktivitas separatis, serta ancaman kejahatan lintas wilayah. Sebelumnya, Pangdam XV/Pattimura telah melakukan operasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengamankan zona perbatasan serta memperkuat intelijen lokal. Mayjen Doddy, yang memiliki pengalaman luas di bidang operasi militer di wilayah timur Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar‑instansi dan memperkuat jaringan pertahanan siber.
Dalam rapat koordinasi pasca‑pengukuhan, Mayjen Doddy menguraikan tiga prioritas strategis: pertama, memperkuat kehadiran militer di daerah rawan konflik melalui penempatan satuan khusus dan patroli rutin; kedua, meningkatkan program dialog dan kerja sama dengan tokoh adat serta pemuka agama untuk meredam potensi ketegangan sosial; ketiga, memperluas kapasitas logistik dan infrastruktur militer, termasuk pembangunan pos-pos terdepan dan fasilitas komunikasi modern.
Para pejabat daerah menyambut baik kepemimpinan baru tersebut. Gubernur Maluku, Dr. Abdul Gani, menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi dalam mendukung program keamanan yang dipimpin Mayjen Doddy. “Kita berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat menciptakan keamanan yang berkelanjutan, sehingga pembangunan ekonomi dan sosial dapat berjalan tanpa gangguan,” ujar Gani dalam sambutan singkatnya.
Selain aspek keamanan, Mayjen Doddy juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan. Ia menekankan bahwa TNI akan aktif berpartisipasi dalam program pembangunan jalan, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan, terutama di daerah terpencil yang sulit dijangkau. “Kita tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Keberadaan Pangdam XV/Pattimura memiliki implikasi strategis bagi pertahanan nasional, mengingat letak geografis Maluku yang berada di antara jalur pelayaran internasional dan wilayah perbatasan dengan Timor Leste serta Papua Nugini. Dalam konteks ini, Mayjen Doddy menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan pertahanan maritim dan udara, serta kerja sama dengan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk mengamankan wilayah udara serta laut Indonesia.
Berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas personel TNI di wilayah Maluku juga menjadi agenda utama. Mayjen Doddy berencana mengadakan lokakarya bersama lembaga pendidikan militer dan universitas lokal untuk menyiapkan generasi pemimpin militer yang memahami dinamika sosial‑budaya setempat. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa kebangsaan serta meningkatkan profesionalisme prajurit.
Sejumlah analis keamanan menilai bahwa penunjukan Mayjen Doddy merupakan langkah tepat mengingat pengalaman operasionalnya yang luas di wilayah timur. Mereka menilai bahwa pendekatan yang mengedepankan dialog, pembangunan, serta penegakan hukum secara bersamaan dapat meminimalisir risiko konflik berkepanjangan. Namun, tantangan utama tetap pada koordinasi lintas‑instansi dan alokasi anggaran yang cukup untuk mendukung program-program ambisius tersebut.
Di akhir acara, Mayjen Doddy mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk bersatu dalam menjaga keamanan dan stabilitas. “Saya mengundang seluruh warga, baik yang berada di kota maupun di pedesaan, untuk menjadi mitra aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Bersama, kita dapat mewujudkan Maluku yang maju dan sejahtera,” tutupnya.
Penunjukan Mayjen TNI Doddy Tri Winarto sebagai Pangdam XV/Pattimura menandai babak penting dalam upaya pemerintah Indonesia memperkuat kehadiran militer di daerah strategis. Dengan visi yang jelas, dukungan lintas sektor, dan komitmen kuat untuk menjalin kerja sama dengan masyarakat, diharapkan stabilitas dan keamanan di Maluku dapat terjaga, membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial yang berkelanjutan.





