Ma Dong Seok Ucapkan Terima Kasih kepada Rano Karno Usai Syuting Film TYGO di Jakarta

Ma Dong Seok Ucapkan Terima Kasih kepada Rano Karno Usai Syuting Film TYGO di Jakarta
Ma Dong Seok Ucapkan Terima Kasih kepada Rano Karno Usai Syuting Film TYGO di Jakarta

123Berita – 08 April 2026 | Seorang aktor Korea Selatan yang kini semakin dikenal di kancah internasional, Ma Dong Seok, atau yang akrab dipanggil Don Lee, menghabiskan waktu beberapa hari terakhir di ibu kota Indonesia untuk menyelesaikan proses produksi film aksi TYGO. Film yang menampilkan bintang K‑Pop Lisa dari grup BLACKPINK ini menjadi sorotan utama media hiburan di kedua negara. Setelah rangkaian syuting di lokasi-lokasi ikonik Jakarta selesai, Ma Dong Seok meluangkan waktu khusus untuk menyampaikan rasa terima kasihnya secara pribadi kepada Rano Karno, tokoh senior perfilman Indonesia yang turut berperan dalam kelancaran produksi.

Ungkapan terima kasih tersebut ditayangkan dalam sebuah video pendek yang diunggah oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi pada Senin, 6 April 2026. Dalam klip berdurasi kurang lebih satu menit, Ma Dong Seok berdiri di depan latar belakang kota Jakarta, memandang langsung ke kamera, dan menyampaikan kata-kata apresiasi kepada Rano Karno. Ia menekankan betapa pentingnya peran Rano Karno dalam memfasilitasi kebutuhan logistik, perizinan, serta koordinasi dengan kru lokal.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Rano Karno atas dukungan dan keramahannya selama proses syuting di Indonesia. Tanpa bantuan Bapak, kami tidak akan bisa melaksanakan adegan‑adegan penting di lokasi-lokasi yang menantang ini,” ujar Ma Dong Seok dengan nada hangat. “Saya juga ingin menyampaikan penghargaan setinggi‑tingginya atas dedikasi Bapak dalam mengembangkan industri film Indonesia. Kami merasa terinspirasi oleh semangat kerja Bapak yang luar biasa.”

Selain mengucapkan terima kasih, Ma Dong Seok juga memberikan pujian khusus kepada Rano Karno atas kontribusinya dalam memajukan perfilman tanah air. Ia menyoroti bagaimana pengalaman panjang Rano Karno di dunia seni peran telah menciptakan jembatan budaya yang kuat antara Korea Selatan dan Indonesia. “Saya terkesan dengan cara Pak Rano Karno selalu mendukung proyek‑proyek lintas budaya. Ini memberi kami kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang kekayaan budaya Indonesia,” tambahnya.

Video tersebut mendapat respon positif dari warganet dan penggemar film di media sosial. Banyak yang memuji sikap rendah hati Ma Dong Seok serta menilai bahwa kolaborasi antara bintang internasional dan tokoh senior Indonesia merupakan contoh sinergi yang patut diteladani. Beberapa komentar menyoroti pentingnya kerjasama lintas negara dalam mengangkat kualitas produksi film Asia, khususnya dalam genre aksi‑petualangan yang memerlukan skala produksi besar.

Film TYGO sendiri diproduksi oleh studio Korea terkemuka dengan dukungan penuh dari perusahaan produksi Indonesia. Proyek ini menggabungkan elemen aksi cepat, teknologi futuristik, dan unsur musik pop melalui penampilan Lisa. Keberadaan Ma Dong Seok, yang dikenal lewat peran-peran kuat di film seperti Train to Busan dan Bad Guys: The Movie, menambah nilai tarik internasional film tersebut. Rano Karno, selain berperan sebagai penasehat seni, juga membantu menghubungkan kru dengan lokasi ikonik seperti Monumen Nasional dan kawasan pelabuhan Tanjung Priok.

  • Ma Dong Seok: Aktor Korea Selatan yang terkenal dengan peran aksi dan komedi.
  • Rano Karno: Aktor senior Indonesia dan tokoh penting dalam industri film nasional.
  • TYGO: Film aksi‑fiksi ilmiah yang menggabungkan talent internasional dan lokal.
  • Lisa (BLACKPINK): Penyanyi K‑Pop yang menjadi bintang utama perempuan dalam film.
  • Jakarta: Lokasi syuting utama yang menambah nuansa urban pada film.

Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jaringan kerja antar industri film Asia, tetapi juga membuka peluang bagi aktor dan kru Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan standar produksi Hollywood‑Korea yang tinggi. Rano Karno, yang telah berkarier lebih dari empat dekade, menyambut baik peluang ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan eksposur sineas Indonesia di kancah global.

Ke depan, produksi TYGO dijadwalkan memasuki tahap pasca‑produksi pada akhir tahun 2026, dengan rencana penayangan internasional pada kuartal pertama 2027. Antisipasi pasar menunjukkan bahwa film ini berpotensi menjadi salah satu produk sinema Asia yang paling banyak ditunggu, mengingat kombinasi bintang kelas dunia dan latar belakang budaya yang beragam.

Secara keseluruhan, ungkapan terima kasih Ma Dong Seok kepada Rano Karno menegaskan pentingnya rasa hormat dan kerjasama lintas generasi dalam dunia hiburan. Hal ini juga menjadi sinyal positif bagi industri film Indonesia, yang kini semakin dipercaya sebagai lokasi produksi film internasional berkualitas tinggi. Dengan dukungan tokoh-tokoh berpengalaman seperti Rano Karno, harapan akan semakin banyak proyek serupa di masa mendatang menjadi semakin realistis.

Pos terkait