123Berita – 27 Juni 2026 | Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mencapai kesepakatan damai terus mengalami hambatan. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, mengungkap bahwa ketidakpercayaan menjadi batu sandungan utama dalam mencapai kesepakatan damai antara kedua negara tersebut.
Chaudhri juga menekankan bahwa proses perdamaian memerlukan waktu, kesabaran, dan komitmen dari kedua belah pihak. Ia menyarankan agar AS dan Iran melakukan komunikasi yang terbuka dan jujur untuk membangun kepercayaan dan mencapai kesepakatan damai yang langgeng.
Perundingan antara AS dan Iran telah berlangsung selama beberapa tahun, namun belum juga mencapai hasil yang signifikan. Kedua negara masih memiliki perbedaan pandangan tentang berbagai isu, termasuk program nuklir Iran dan sanksi ekonomi yang dikenakan oleh AS.
Meskipun demikian, Chaudhri tetap optimis bahwa kesepakatan damai dapat tercapai jika kedua belah pihak memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai perdamaian. Ia menekankan bahwa perdamaian tidak hanya bermanfaat bagi AS dan Iran, tetapi juga bagi seluruh dunia.
Di akhir, Chaudhri menegaskan bahwa proses perdamaian memerlukan kerja sama dan komitmen dari semua pihak yang terkait. Ia berharap bahwa AS dan Iran dapat segera mencapai kesepakatan damai yang langgeng dan membawa manfaat bagi seluruh dunia.





