123Berita – 27 Juli 2026 | Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga mencuri ayam tewas. Ia meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdasmen) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat edukasi hukum di masyarakat.
Kasus pencuri ayam tewas di Bali telah memicu perdebatan tentang pentingnya edukasi hukum di masyarakat. Banyak pihak yang menyatakan bahwa kejadian tersebut dapat dicegah jika masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup tentang hukum dan hak asasi manusia.
Oleh karena itu, Sari Yuliati meminta Kemendikdasmen dan Polri untuk bekerja sama dalam memperkuat edukasi hukum di masyarakat. Ia berharap bahwa dengan edukasi hukum yang efektif, masyarakat dapat menjadi lebih sadar hukum dan hak asasi manusia, sehingga kejadian seperti pencuri ayam tewas di Bali dapat dicegah di masa depan.
Selain itu, Sari juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mempromosikan edukasi hukum. Ia meminta masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan edukasi hukum yang diselenggarakan oleh pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat edukasi hukum di masyarakat. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan hak asasi manusia di masyarakat.
Oleh karena itu, Sari Yuliati berharap bahwa dengan kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat, edukasi hukum dapat menjadi lebih efektif dan menyeluruh, sehingga masyarakat dapat menjadi lebih sadar hukum dan hak asasi manusia.
Akhirnya, Sari Yuliati menekankan bahwa edukasi hukum adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat. Ia berharap bahwa dengan kerja sama yang erat, edukasi hukum dapat menjadi lebih efektif dan menyeluruh, sehingga masyarakat dapat menjadi lebih sadar hukum dan hak asasi manusia.





