123Berita – 05 April 2026 | Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan akan membuka peluang baru bagi warga yang gemar berolahraga di luar jam kerja. Pemerintah daerah mengumumkan rencana perpanjangan jam operasional hingga malam hari khusus untuk area Bonbin Ragunan, sebuah zona hijau yang dilengkapi jalur jogging. Kebijakan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang menginginkan aktivitas fisik di waktu yang lebih sejuk dan aman, sekaligus memanfaatkan ruang terbuka hijau secara optimal.
Bonbin Ragunan, yang terletak di sebelah selatan kawasan utama taman, selama ini dikenal sebagai tempat rekreasi keluarga. Dengan penambahan jam malam, area ini akan bertransformasi menjadi lintasan lari yang didukung fasilitas pencahayaan modern, pos keamanan, serta petugas kebersihan yang siap menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung. Rencana operasional tersebut mencakup jam buka mulai pukul 18.00 hingga 22.00, memberikan ruang gerak bagi pelari yang tidak dapat berolahraga di pagi atau siang hari karena kesibukan.
Berolahraga pada malam hari menawarkan sejumlah keunggulan yang signifikan. Suhu udara yang lebih rendah mengurangi risiko dehidrasi, sementara cahaya lampu jalan yang terpasang di sepanjang lintasan meningkatkan rasa aman. Selain itu, kebisingan lalu lintas yang berkurang memungkinkan pelari menikmati suasana yang tenang, serta mendengarkan ritme napas dan musik tanpa gangguan. Tidak sedikit pula yang menilai bahwa jogging malam dapat membantu mengatur pola tidur, karena aktivitas fisik yang teratur sebelum istirahat dapat meningkatkan kualitas tidur.
Untuk mendukung kenyamanan, pihak pengelola Bonbon Ragunan menyiapkan fasilitas lengkap. Setiap jalur jogging dilengkapi penerangan LED berdaya rendah yang ramah lingkungan, serta penanda jarak setiap 500 meter. Di titik-titik strategis, terdapat pos pertolongan pertama, tempat duduk, dan dispenser air mineral. Sistem keamanan melibatkan patroli rutin petugas keamanan serta kamera CCTV yang terintegrasi dengan pusat kontrol kota, memastikan setiap sudut area terawasi secara optimal.
Reaksi masyarakat setempat tampak positif. Seorang pelari rutin, Rina Suryani (28), menyatakan, “Akhirnya ada pilihan yang cocok untuk saya setelah bekerja hingga larut malam. Saya bisa tetap menjaga kebugaran tanpa harus bangun terlalu pagi.” Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Santoso, menegaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan program kota hijau yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan ruang terbuka publik yang aman dan terawat.
Dampak jangka panjang dari inisiatif ini dapat dirasakan pada tiga dimensi utama: kesehatan, lingkungan, dan ekonomi lokal. Dari sisi kesehatan, peningkatan partisipasi olahraga ringan seperti jogging berpotensi menurunkan angka obesitas dan penyakit tidak menular. Dari perspektif lingkungan, pemanfaatan ruang hijau secara berkelanjutan membantu mengurangi jejak karbon serta meningkatkan kualitas udara kota. Sementara itu, sektor UMKM sekitar Ragunan, seperti penjual minuman ringan dan penyedia perlengkapan olahraga, diperkirakan akan menikmati peningkatan pendapatan berkat arus pengunjung yang lebih lama.
Dengan menambah jam operasional hingga malam, Bonbin Ragunan tidak hanya menjadi arena kebugaran, melainkan juga simbol komitmen Jakarta Selatan dalam mengintegrasikan gaya hidup sehat dengan pelestarian ruang hijau. Inisiatif ini mengundang harapan bahwa lebih banyak taman kota di seluruh Indonesia akan mengikuti jejak serupa, menjadikan kota-kota besar lebih ramah bagi pecinta olahraga pada setiap jam.





