JAC Motors dan Indomobil Perkenalkan Tiga Kendaraan Listrik Komersial di Giicomvec 2026

JAC Motors dan Indomobil Perkenalkan Tiga Kendaraan Listrik Komersial di Giicomvec 2026
JAC Motors dan Indomobil Perkenalkan Tiga Kendaraan Listrik Komersial di Giicomvec 2026

123Berita – 09 April 2026 | Jakarta, 9 April 2026 – Pameran internasional Giicomvec 2026 kembali menjadi panggung utama bagi para produsen otomotif yang ingin menampilkan inovasi terdepan dalam bidang mobilitas listrik. Pada kesempatan ini, JAC Motors bersama Indomobil Group mengumumkan peluncuran tiga model kendaraan listrik (EV) komersial yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis di pasar domestik. Langkah kolaboratif ini menandai babak baru dalam upaya percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Kerjasama antara JAC Motors, merek asal Tiongkok yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2012, dan Indomobil Group, salah satu grup otomotif terbesar di tanah air, tidak bersifat sekadar aliansi pemasaran. Kedua perusahaan menggabungkan jaringan distribusi luas Indomobil dengan pengalaman teknis JAC dalam platform baterai lithium‑ion serta sistem manajemen kendaraan. Hasilnya, tiga model yang dipamerkan – sebuah van listrik berkapasitas menengah, sebuah minibus listrik berkapasitas delapan penumpang, serta sebuah pickup listrik – siap menembus segmen logistik, transportasi publik ringan, dan usaha konstruksi.

Bacaan Lainnya

Van listrik JAC‑Indomobil, yang diberi nama JAC E‑Van, mengusung motor listrik berdaya 120 kW dengan torsi maksimal 350 Nm. Baterai berkapasitas 85 kWh memungkinkan jangkauan hingga 350 kilometer dalam kondisi beban penuh, cukup untuk operasional harian di kawasan perkotaan. Kabin dirancang ergonomis dengan ruang kargo fleksibel, dilengkapi sistem pendingin udara berbasis listrik serta dashboard digital yang menampilkan status baterai, estimasi jarak tempuh, dan data telemetri real‑time. Harga estimasi di pasar Indonesia diperkirakan berada pada kisaran Rp 600 jutaan, menempatkannya sebagai pilihan kompetitif dibandingkan kendaraan diesel sekelas.

Model kedua, JAC E‑MiniBus, menargetkan layanan transportasi pariwisata dan antar‑jemput karyawan. Dengan kapasitas tempat duduk delapan penumpang, bus mini ini mengusung motor listrik 150 kW dan baterai 100 kWh, menghasilkan jangkauan sekitar 300 kilometer. Keunggulan utamanya terletak pada sistem pengisian cepat (fast‑charging) yang dapat mengisi 80% kapasitas baterai dalam kurang dari satu jam, serta fitur keselamatan aktif seperti ABS, EBD, dan sistem peringatan tabrakan. Penawaran khusus untuk perusahaan fleet manager mencakup paket layanan purna jual, termasuk pemeliharaan rutin dan program pertukaran baterai.

Pickup listrik JAC E‑Pickup menjadi jawaban bagi sektor konstruksi, pertanian, dan usaha kecil menengah yang membutuhkan kendaraan kerja berdaya angkut tinggi namun tetap ramah lingkungan. Motor listrik berdaya 200 kW dengan torsi 500 Nm memberikan kemampuan tarik yang setara dengan pickup diesel kelas menengah. Baterai 120 kWh memungkinkan jarak tempuh hingga 400 kilometer, sementara sistem regeneratif meningkatkan efisiensi energi saat pengereman. Kabin dilengkapi dengan teknologi infotainment terintegrasi, serta ruang kargo belakang yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pelanggan.

Keberadaan tiga model EV komersial ini selaras dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang menargetkan 20% penetrasi kendaraan listrik pada tahun 2025. Insentif fiskal, pembebasan pajak penjualan kendaraan bermotor (PPnBM), serta pembangunan infrastruktur pengisian cepat di seluruh wilayah menjadi pendorong utama. JAC‑Indomobil menegaskan kesiapan mereka untuk berkontribusi pada target tersebut, dengan rencana investasi tambahan sebesar USD 200 juta dalam fasilitas perakitan lokal dan jaringan pengisian baterai selama lima tahun ke depan.

Pengunjung Giicomvec 2026 dapat langsung menyaksikan ketiga model tersebut dalam demo drive yang diatur sepanjang hari pameran. Tim teknis JAC dan Indomobil juga menyajikan sesi presentasi mengenai strategi pengelolaan armada listrik, manfaat total cost of ownership (TCO), serta studi kasus implementasi EV pada perusahaan logistik terkemuka di Asia Tenggara. Respons awal dari kalangan industri menunjukkan antusiasme tinggi, mengingat kebutuhan mendesak akan solusi transportasi yang mengurangi emisi karbon sekaligus menurunkan biaya operasional.

Secara keseluruhan, peluncuran tiga kendaraan listrik komersial oleh JAC Motors dan Indomobil Group di Giicomvec 2026 menandai langkah signifikan dalam transformasi ekosistem transportasi Indonesia. Dengan kombinasi teknologi mutakhir, jaringan distribusi luas, dan dukungan kebijakan pemerintah, diharapkan kedua perusahaan dapat mempercepat adopsi EV pada sektor bisnis, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar EV terbesar di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan inisiatif ini akan menjadi tolok ukur bagi produsen lain dalam merancang strategi serupa, menandai era baru mobilitas bersih dan berkelanjutan di negeri ini.

Pos terkait