Infantino Dibela Trump, Tiga Konfederasi Sepak Bola Serang Presiden FIFA

Infantino Dibela Trump, Tiga Konfederasi Sepak Bola Serang Presiden FIFA
Infantino Dibela Trump, Tiga Konfederasi Sepak Bola Serang Presiden FIFA

123Berita – 12 Agustus 2026 | Presiden AS Donald Trump membela Gianni Infantino, Presiden FIFA, di tengah desakan mundur. Tiga konfederasi sepak bola, yaitu UEFA, CONMEBOL, dan CONCACAF, menyebut proposal penjualan saham Piala Dunia sebagai pengkhianatan kepercayaan.

Proposal ini merupakan rencana Infantino untuk meningkatkan pendapatan FIFA dengan menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta. Namun, tiga konfederasi sepak bola tersebut menentang rencana ini dan menganggapnya sebagai pengkhianatan kepercayaan terhadap komunitas sepak bola.

Bacaan Lainnya

Trump, yang dikenal sebagai pendukung Infantino, membela presiden FIFA tersebut dengan mengatakan bahwa Infantino telah melakukan pekerjaan yang baik dalam memimpin FIFA. Trump juga mengatakan bahwa proposal penjualan saham Piala Dunia merupakan ide yang bagus untuk meningkatkan pendapatan FIFA.

Namun, tiga konfederasi sepak bola tersebut tidak setuju dengan pendapat Trump. Mereka menganggap bahwa proposal penjualan saham Piala Dunia akan merusak integritas sepak bola dan menguntungkan hanya beberapa orang yang memiliki kepentingan bisnis.

UEFA, CONMEBOL, dan CONCACAF juga mengatakan bahwa mereka akan terus menentang proposal penjualan saham Piala Dunia dan meminta Infantino untuk membatalkan rencana tersebut. Mereka juga mengatakan bahwa mereka akan terus bekerja sama dengan FIFA untuk meningkatkan pendapatan dan mempromosikan sepak bola, tetapi tidak dengan cara yang merusak integritas olahraga tersebut.

Infantino masih belum memberikan tanggapan atas pernyataan tiga konfederasi sepak bola tersebut. Namun, dia telah mengatakan bahwa proposal penjualan saham Piala Dunia masih dalam tahap diskusi dan belum ada keputusan final.

Dalam beberapa minggu terakhir, Infantino telah menghadapi banyak tekanan dari komunitas sepak bola untuk membatalkan proposal penjualan saham Piala Dunia. Namun, dengan bantuan Trump, Infantino mungkin masih memiliki kesempatan untuk meneruskan rencana tersebut.

Bagaimanapun, konflik antara Infantino dan tiga konfederasi sepak bola tersebut masih belum berakhir. Mereka masih terus berdiskusi dan berdebat tentang proposal penjualan saham Piala Dunia, dan hasilnya masih belum dapat diprediksi.

Sementara itu, komunitas sepak bola masih terus menantikan keputusan final tentang proposal penjualan saham Piala Dunia. Mereka berharap bahwa keputusan yang diambil akan mempertimbangkan kepentingan sepak bola dan komunitasnya, bukan hanya kepentingan bisnis beberapa orang.

Pos terkait