123Berita – 15 Agustus 2026 | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Prof. Didik J. Rachbini, seorang ekonom senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Indef), menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi ekonomi kelas menengah di Indonesia. Menurutnya, kelas menengah merupakan tulang punggung perekonomian negara, namun saat ini mengalami kemerosotan.
Prof. Didik menyatakan bahwa kemerosotan kelas menengah ini merupakan warisan yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini, yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, harus segera mengambil langkah-langkah strategis untuk memulihkan dan memperkuat kelas menengah.
Kemerosotan kelas menengah ini dapat dilihat dari beberapa indikator, seperti penurunan daya beli masyarakat, meningkatnya angka pengangguran, dan menurunnya pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kenaikan harga barang dan jasa juga turut memperburuk kondisi kelas menengah.
Prof. Didik menyarankan agar pemerintah fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan akses kepada pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, serta mengembangkan sektor riil yang dapat menyerap tenaga kerja. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan efisiensi dan efektivitas birokrasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI, Prof. Didik berharap pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi yang telah dijalankan. Ia juga berharap bahwa pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk memulihkan kelas menengah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Untuk mencapai hal ini, pemerintah perlu melakukan kerja sama yang lebih erat dengan berbagai stakeholders, termasuk dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga pendidikan. Dengan demikian, diharapkan bahwa upaya untuk memulihkan kelas menengah dan mendorong pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk melalui program-program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk memastikan bahwa kelas menengah dapat pulih dan berkembang secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, peringatan HUT ke-81 RI ini merupakan momentum yang tepat bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perencanaan strategis guna memajukan perekonomian negara dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, diharapkan bahwa Indonesia dapat menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.


