123Berita – 06 April 2026 | Pelatih asal Brazil, Hector Souta, kembali menegaskan visi pragmatisnya untuk timnas futsal Indonesia menjelang Piala AFF Futsal 2026. Mengingat proses regenerasi skuad yang masih dalam tahap awal dan keterbatasan persiapan, target utama yang diusung tidak lagi mengincar gelar juara, melainkan mencapai babak semifinal sebagai tolak ukur kesuksesan jangka menengah.
Sejak penunjukan resmi pada pertengahan 2023, Souta telah melakukan penyesuaian taktik serta memperkenalkan gaya permainan yang menekankan kontrol bola, transisi cepat, dan ketangguhan mental. Namun, ia menyadari bahwa fase pembentukan kembali pemain inti membutuhkan waktu. “Kami tengah menyiapkan generasi baru yang belum sepenuhnya matang secara taktik maupun fisik. Oleh karena itu, menargetkan semifinal adalah langkah realistis yang dapat memotivasi pemain tanpa menimbulkan tekanan berlebih,” ujar Souta dalam konferensi pers di Jakarta.
Regenerasi skuad menjadi faktor krusial. Beberapa pemain senior, seperti Andri Kurniawan dan Rafi Pratama, diprediksi akan mengurangi peran mereka untuk memberi ruang bagi talenta muda yang telah menonjol di liga domestik. Timnas kini menampilkan kombinasi antara veteran yang berpengalaman dan pemain muda berusia 19-22 tahun yang telah menunjukkan kemampuan menembus pertahanan lawan dengan kecepatan serta kreativitas.
Selain faktor usia, persiapan tim juga mengalami keterbatasan. Jadwal kompetisi domestik yang padat, serta agenda internasional yang bersaing, menyulitkan pelaksanaan laga persahabatan internasional secara rutin. Souta menegaskan, “Kami tidak memiliki banyak kesempatan untuk menggelar laga uji coba melawan tim kuat seperti Thailand atau Vietnam. Oleh karena itu, fokus kami pada pembentukan taktik internal dan peningkatan kebugaran pemain menjadi prioritas utama.”
Strategi yang diadopsi Souta berpusat pada formasi 2-2-1 yang fleksibel, memungkinkan pergantian posisi cepat antara bek dan sayap. Dengan menitikberatkan pada pressing tinggi dan penguasaan ruang, tim diharapkan dapat mengurangi ruang gerak lawan, sekaligus menciptakan peluang melalui serangan balik. Dalam sesi latihan terbaru, para pemain diminta untuk mengasah kemampuan satu lawan satu serta meningkatkan akurasi tembakan jarak dekat.
Dalam hal mentalitas, pelatih menekankan pentingnya membangun budaya tim yang kuat. “Kami ingin menumbuhkan rasa kebanggaan dan tanggung jawab pada setiap pemain. Jika setiap individu memahami perannya dan berkontribusi maksimal, pencapaian semifinal bukan lagi sekadar impian,” tambahnya.
Pengamat futsal menilai target semifinal sebagai langkah bijak. Menurut Rizki Pratama, analis futsal dari Lembaga Penelitian Olahraga Nasional, “Indonesia memang belum memiliki kedalaman skuad yang sebanding dengan tim-tim top di Asia Tenggara. Mengincar semifinal memungkinkan tim untuk menguji diri secara kompetitif tanpa harus mengorbankan kepercayaan diri bila gagal menjadi juara.”
Namun, tantangan tetap ada. Piala AFF Futsal 2026 akan diselenggarakan di negara yang memiliki iklim panas dan kelembapan tinggi, yang dapat memengaruhi performa pemain yang belum terbiasa. Selain itu, tim-tim kuat seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia diprediksi akan memasuki turnamen dengan skuad yang sudah matang dan berpengalaman.
Untuk mengatasi hal tersebut, federasi futsal Indonesia (FFI) telah menyiapkan program kebugaran khusus, meliputi latihan adaptasi iklim dan nutrisi optimal. Tim medis juga ditugaskan memantau kondisi fisik pemain secara intensif selama masa turnamen.
Secara finansial, FFI berupaya meningkatkan dukungan sponsor dan kerjasama dengan lembaga pemerintah guna memastikan kelancaran persiapan. Investasi pada fasilitas latihan dan peralatan modern diharapkan dapat mempercepat proses pembelajaran taktik baru yang diperkenalkan oleh Souta.
Dengan target realistis yang ditetapkan, harapan publik terhadap timnas futsal Indonesia tetap tinggi. Para suporter menginginkan penampilan yang kompetitif, menampilkan gaya permainan yang menghibur, dan tentu saja, menorehkan prestasi yang dapat dibanggakan. “Kami tetap percaya bahwa dengan kerja keras dan semangat juang, tim dapat menembus semifinal dan memberikan kejutan positif bagi bangsa,” ungkap seorang fan club futsal Jakarta.
Kesimpulannya, strategi Hector Souta yang mengedepankan realisme, regenerasi pemain, serta persiapan fisik dan mental yang terstruktur, memberi peluang bagi Timnas Futsal Indonesia untuk menembus babak semifinal Piala AFF Futsal 2026. Meskipun tantangan tidak dapat dihindari, komitmen bersama antara pelatih, pemain, federasi, dan suporter menjadi fondasi utama dalam meraih target tersebut.





