123Berita – 28 Juni 2026 | Pelatih timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro, menyebut bahwa Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Hal ini setelah Uzbekistan mengalami kekalahan 1-3 melawan RD Kongo.
Uzbekistan memang memiliki harapan besar untuk maju di Piala Dunia 2026, namun kekalahan melawan RD Kongo menjadi pukulan besar bagi tim. Cannavaro berharap bahwa timnya dapat bangkit dan menunjukkan peningkatan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
RD Kongo sendiri menunjukkan permainan yang sangat baik dan berhasil melakukan comeback setelah Uzbekistan unggul terlebih dahulu. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa RD Kongo memiliki kemampuan yang tidak dapat dianggap remeh.
Cannavaro juga menyebut bahwa Piala Dunia 2026 menjadi ajang yang sangat kompetitif dan tidak ada tim yang dapat dianggap lemah. Ia berharap bahwa Uzbekistan dapat terus belajar dan meningkatkan kualitas permainan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Uzbekistan masih memiliki kesempatan untuk maju di Piala Dunia 2026, namun mereka harus bekerja keras dan meningkatkan kualitas permainan. Dengan pelajaran berharga dari kekalahan melawan RD Kongo, Uzbekistan diharapkan dapat bangkit dan menunjukkan peningkatan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Cannavaro berencana untuk melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap permainan timnya dan mencari solusi untuk meningkatkan kualitas permainan. Ia juga berharap bahwa pemain-pemain Uzbekistan dapat memahami pentingnya kerja sama tim dan meningkatkan kemampuan individu.
Dengan demikian, Uzbekistan diharapkan dapat menunjukkan peningkatan yang signifikan di Piala Dunia 2026 dan mencapai tujuan yang diinginkan. Cannavaro tetap optimis bahwa timnya dapat bangkit dan menunjukkan kemampuan yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya.





