123Berita – 10 April 2026 | Gianluigi Donnanumma, kiper andalan Timnas Italia, secara tegas menepis beredarnya rumor bahwa federasi sepak bola Italia menuntut bonus khusus jika skuad Azzurri berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah media mengabarkan adanya permintaan finansial tambahan yang dikaitkan dengan pencapaian lolos ke turnamen internasional bergengsi tersebut.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Milan pada hari Senin, Donnanumma menjelaskan bahwa tidak ada kesepakatan tertulis maupun lisan antara pemain dan Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC) mengenai insentif bonus semacam itu. Ia menegaskan bahwa motivasi utama pemain adalah kebanggaan mengenakan jersey Azzurri dan keinginan untuk mengangkat prestasi tim di panggung dunia, bukan demi imbalan materi tambahan.
Isu bonus ini sempat mengemuka setelah Italia menutup kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan posisi kedua di grup E, mengungguli Portugal namun tertinggal dari Spanyol. Kemenangan penting itu menimbulkan spekulasi bahwa pemain akan menuntut kompensasi ekstra sebagai penghargaan atas keberhasilan tim. Namun, Donnanumma menolak asumsi tersebut dengan menambahkan, “Kami bermain demi negara, demi sejarah, dan demi para pendukung. Bonus tidak menjadi faktor utama dalam keputusan kami untuk berjuang di lapangan.”
Selain Donnanumma, kapten tim Italia, Leonardo Bonucci, juga mengungkapkan pandangannya dalam sebuah wawancara terpisah. Bonucci menegaskan bahwa struktur kontrak pemain nasional telah mencakup semua hak dan kewajiban, termasuk tunjangan yang bersifat standar. Ia menolak adanya permintaan tambahan yang bersifat “kondisional” tergantung pada hasil kualifikasi atau performa di turnamen.
Reaksi publik di media sosial beragam. Sebagian pendukung menilai pernyataan Donnanumma sebagai bukti integritas dan komitmen tinggi para pemain, sementara kelompok lain mengkritik FIGC karena tidak transparan mengenai kebijakan keuangan. Di platform seperti Twitter, tagar #DonnarummaBantah dan #BonusItalia menjadi trending dalam hitungan jam setelah pernyataan resmi tersebut dirilis.
FIGC sendiri belum memberikan komentar resmi terkait spekulasi bonus. Namun, dalam pernyataan singkat yang diterbitkan di situs resmi mereka, federasi menegaskan bahwa semua pemain nasional tunduk pada regulasi yang telah disepakati bersama, tanpa adanya perubahan mendadak atau tuntutan tambahan.
Pencapaian Italia dalam kualifikasi menambah harapan bagi para fans bahwa skuad Azzurri dapat kembali menorehkan prestasi di Piala Dunia 2026. Tim dipimpin oleh pelatih baru, Roberto Mancini, yang menekankan pentingnya konsistensi taktik dan mentalitas juara. Donnanumma, yang berusia 31 tahun, menjadi figur kunci di lini belakang, dengan penampilan impresif yang membantu Italia mempertahankan clean sheet dalam beberapa pertandingan krusial.
Secara keseluruhan, pernyataan Donnanumma menegaskan kembali bahwa fokus utama pemain adalah performa di lapangan, bukan keuntungan finansial tambahan. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari manajemen serta suporter, Italia bertekad melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan keyakinan penuh. Keberhasilan tim di turnamen berikutnya akan menjadi bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama fase kualifikasi.





