123Berita – 07 April 2026 | Aktor asal Amerika Serikat, Don Lee, baru-baru ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas bantuan yang diberikan selama proses produksi film aksi internasional berjudul “Extraction: Tygo“. Kunjungan Lee ke ibu kota Indonesia pada pekan lalu menjadi sorotan media, tidak hanya karena profilnya yang semakin menanjak dalam industri perfilman global, melainkan juga karena kolaborasi yang terjalin antara tim produksi luar negeri dengan otoritas lokal.
Syuting “Extraction: Tygo” berlangsung selama tiga minggu di beberapa lokasi ikonik Jakarta, termasuk kawasan pusat bisnis, pelabuhan, dan area perkotaan yang menampilkan kontras antara gedung pencakar langit modern dan lingkungan tradisional. Menurut pernyataan yang diberikan Lee, tim produksi mengalami kendala logistik yang umum dihadapi dalam pembuatan film berskala internasional, seperti perizinan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi keamanan. Namun, dukungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta serta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek memungkinkan proses tersebut berjalan lancar.
“Kami sangat terbantu dengan respons cepat dari pihak berwenang Jakarta. Dari proses perizinan hingga pengaturan lokasi, semuanya sangat profesional,” ujar Don Lee dalam sebuah wawancara singkat. Ia menambahkan bahwa warga Jakarta yang ramah serta antusias memberikan semangat ekstra bagi para kru. “Kehangatan masyarakat Jakarta membuat tim kami merasa lebih nyaman, terutama ketika harus beroperasi di area padat penduduk,” jelasnya.
Film “Extraction: Tygo” sendiri merupakan bagian dari franchise yang telah sukses meraih penonton di berbagai belahan dunia. Diproduksi oleh studio Hollywood ternama, film ini mengusung tema spionase internasional dengan latar belakang urban yang dinamis. Pemilihan Jakarta sebagai salah satu lokasi utama tidak lepas dari upaya produser untuk menampilkan kota megah yang mewakili Asia Tenggara dalam narasi visual yang kuat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Gubernur Anies Baswedan, menegaskan pentingnya industri kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami menyambut baik kehadiran produksi film berskala internasional karena dapat memperkenalkan Jakarta kepada audiens global, sekaligus membuka peluang kerja bagi tenaga lokal,” kata Anies dalam pernyataan resmi. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi semacam ini sejalan dengan program revitalisasi budaya kreatif yang sedang digalakkan pemerintah.
Selain aspek ekonomi, kehadiran produksi film besar seperti “Extraction: Tygo” diharapkan dapat meningkatkan citra Jakarta sebagai destinasi filming-friendly. Selama proses syuting, sejumlah perusahaan lokal terlibat, mulai dari penyedia peralatan produksi, layanan katering, hingga talent lokal yang berperan sebagai figuran. Statistik internal tim produksi mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen kebutuhan logistik dipenuhi oleh penyedia jasa Indonesia.
Keberhasilan proses produksi ini juga menimbulkan harapan bahwa lebih banyak proyek film internasional akan mempertimbangkan Jakarta sebagai lokasi utama. Menurut kepala departemen film dan televisi DKI Jakarta, Budi Santoso, “Kami terus mengoptimalkan prosedur perizinan serta menyediakan paket insentif bagi produser asing yang ingin memanfaatkan keunikan visual kota kami,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dukungan infrastruktur, seperti jaringan transportasi yang terintegrasi dan fasilitas hotel kelas dunia, menjadi nilai tambah yang signifikan.
Don Lee menutup kunjungannya dengan menegaskan komitmen untuk kembali ke Jakarta dalam proyek berikutnya, jika ada kesempatan. “Saya merasa Jakarta memiliki potensi luar biasa untuk menjadi latar cerita yang kuat. Saya berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dan memperkuat ikatan budaya antara Indonesia dan industri film internasional,” tuturnya. Penghargaan yang diberikan Lee kepada Jakarta tidak hanya sekadar ucapan terima kasih, melainkan juga sinyal positif bagi industri kreatif Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di kancah global.
Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah serta antusiasme masyarakat, produksi “Extraction: Tygo” berhasil menyelesaikan proses syutingnya tanpa hambatan signifikan. Keberhasilan ini menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara pihak publik dan swasta dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proyek-proyek kreatif berskala besar, sekaligus memperkuat posisi Jakarta di mata dunia sebagai kota yang terbuka dan siap menyambut tantangan baru dalam industri hiburan.





