123Berita – 07 April 2026 | Setelah menapaki pasar Asia Tenggara melalui Thailand dan Malaysia, SUV premium yang dikembangkan oleh BYD Group kini menargetkan Indonesia. Denza B8, yang sebelumnya dikenal sebagai Fangchengbao Bao 8, diproyeksikan akan hadir dalam waktu dekat, menjanjikan perpaduan teknologi hybrid canggih dengan kemewahan interior yang lengkap.
Berbeda dengan varian standar BYD, Denza B8 mengusung konfigurasi powertrain ganda. Di bagian depan terdapat dua motor listrik yang menghasilkan 272 tenaga kuda dan torsi 360 Nm, sementara di bagian belakang dilengkapi motor berdaya 408 tenaga kuda serta torsi 400 Nm. Selain itu, sebuah mesin bensin turbo 2.0 liter khusus hybrid menambah tenaga 197 tenaga kuda dan torsi 350 Nm. Bila ketiga sumber tenaga tersebut digabungkan, total output mencapai 578 tenaga kuda (425 kW) dengan torsi maksimal 760 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,8 detik.
Baterai blade berkapasitas 36,8 kWh menjadi penyimpan energi listrik utama. Dalam siklus NEDC, kendaraan dapat menempuh jarak hingga 115 km, atau sekitar 100 km dalam standar WLTP. Dengan tambahan tangki bensin berkapasitas 91 liter, jangkauan total diklaim mencapai 905 km, menempatkan Denza B8 di antara SUV premium dengan kemampuan jarak tempuh terpanjang.
Pengisian daya mendukung arus cepat hingga 120 kW DC, memungkinkan pengisian dari 30% hingga 80% dalam kira-kira 16 menit. Untuk pengisian AC, tersedia opsi 11 kW. Sistem vehicle‑to‑load (V2L) berdaya 6,6 kW dapat menyalurkan listrik ke perangkat eksternal, menambah fleksibilitas penggunaan di luar kendaraan.
Karakteristik penggerak Denza B8 menyerupai plug‑in hybrid electric vehicle (PHEV). Baterai akan dimanfaatkan hingga sisa sekitar 25% sebelum mesin bensin otomatis aktif, menjaga keseimbangan antara efisiensi listrik dan kebutuhan tenaga tambahan. Sistem penggerak dilengkapi differential lock pada poros depan dan belakang, meningkatkan traksi pada kondisi jalan menantang.
Suspensi hidrolik DiSus‑P memungkinkan penyesuaian ketinggian kendaraan hingga 140 mm, sekaligus meningkatkan kemampuan melibas genangan air hingga 890 mm. Teknologi ini tidak hanya menambah kenyamanan berkendara, tetapi juga memperluas kemampuan off‑road ringan.
- Tenaga listrik depan: 272 PS / 360 Nm
- Tenaga listrik belakang: 408 PS / 400 Nm
- Mesin bensin 2.0 L turbo‑hybrid: 197 PS / 350 Nm
- Total gabungan: 578 PS / 760 Nm
- 0‑100 km/jam: 4,8 detik
- Kapasitas baterai: 36,8 kWh (blade)
- Jarak tempuh listrik: 115 km (NEDC) / 100 km (WLTP)
- Jarak total (bensin + listrik): 905 km
- Waktu pengisian 30‑80% DC: ~16 menit
- Pengisian AC: 11 kW
- V2L: 6,6 kW
- Suspensi: DiSus‑P, penyesuaian tinggi 140 mm
- Genangan air yang dapat dilibas: 890 mm
Interior Denza B8 dirancang untuk menonjolkan kesan mewah dan teknologi tinggi. Kabin dilengkapi tiga layar utama: instrumen digital berukuran 12,3 inci, layar infotainment tengah 17,3 inci, serta layar tambahan 12,3 inci yang terletak di sisi penumpang depan. Semua kursi dapat diatur secara elektrik, termasuk captain seat dengan sandaran kaki pada baris kedua untuk konfigurasi enam penumpang. Versi tujuh penumpang menawarkan kapasitas bagasi fleksibel, mulai dari 147 liter hingga 920 liter tergantung pada susunan tempat duduk, sementara varian enam penumpang menyediakan ruang bagasi hingga 902 liter.
Dalam hal penawaran pasar, Denza B8 menargetkan segmen premium dengan perkiraan harga di atas satu miliar rupiah. Meskipun belum diumumkan secara resmi tanggal peluncuran di Indonesia, ekspektasi pasar mengindikasikan bahwa model ini akan menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan kombinasi performa tinggi, efisiensi hybrid, dan kenyamanan kelas atas.
Secara keseluruhan, Denza B8 memperlihatkan langkah strategis BYD dalam memperluas jangkauan kendaraan listrik dan hybrid di wilayah Asia Tenggara. Dengan spesifikasi yang kompetitif, kemampuan pengisian cepat, serta interior yang kaya fitur, SUV ini berpotensi menjadi pesaing utama di kelas premium yang masih didominasi oleh merek-merek internasional.
Pemirsa Indonesia yang menantikan kehadiran Denza B8 dapat mengharapkan peluncuran resmi dalam beberapa bulan ke depan, disertai dengan program uji coba dan penawaran khusus bagi early adopters. Jika harga dan jaringan layanan purna jual dapat dijaga kompetitif, Denza B8 berpeluang kuat untuk mengukir pangsa pasar signifikan di tanah air.





