Celine Evangelista Bikin Iri, Doa di Raudah Tanah Suci Tanpa Berdesakan

Celine Evangelista Bikin Iri, Doa di Raudah Tanah Suci Tanpa Berdesakan
Celine Evangelista Bikin Iri, Doa di Raudah Tanah Suci Tanpa Berdesakan

123Berita – 08 April 2026 | Jakarta, 8 April 2026 – Penyanyi sekaligus influencer Celine Evangelista kembali menghebohkan netizen dengan berbagi momen spiritualnya di Tanah Suci. Dalam unggahan terbarunya, Celine menampilkan suasana tenang saat melakukan doa di Raudah, sebuah area suci di Masjid Al-Aqsa yang dikenal sebagai tempat berkumpul para jemaah sebelum melaksanakan ibadah sholat Jumat. Tidak seperti biasanya yang dipadati ribuan jamaah, Celine tampak menikmati ruang yang lega dan tidak berdesakan, menimbulkan rasa iri di kalangan pengikutnya.

Perjalanan Celine ke Palestina dimulai pada awal pekan lalu, ketika ia berangkat bersama rombongan kecil yang terdiri dari sahabat dekat dan tim manajemennya. Ia menekankan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah memperdalam hubungan spiritual dengan Allah serta menelusuri jejak-jejak sejarah Islam yang sarat makna. Selama di Tanah Suci, Celine tidak hanya mengunjungi Masjid Al-Aqsa, tetapi juga menelusuri situs-situs penting seperti Kubah Kuning, Masjid Nabi Ibrahim, serta bukit-bukit bersejarah yang menjadi latar bagi kisah para nabi.

Bacaan Lainnya
  • Hari 1: Kedatangan di Amman, Yordania, lalu melanjutkan perjalanan ke Yerusalem.
  • Hari 2: Kunjungan ke Masjid Al-Aqsa dan Raudah, melakukan doa bersama sahabat.
  • Hari 3: Wisata sejarah di Kota Tua Yerusalem, termasuk Tembok Ratapan.
  • Hari 4: Perjalanan ke Betlehem, mengunjungi Gereja Kelahiran Yesus.
  • Hari 5: Kembali ke Jakarta dengan membawa kenangan spiritual.

Di dalam foto yang diunggah ke platform media sosial, Celine terlihat duduk di atas karpet bersih, memegang Al-Qur’an sambil menundukkan kepala. Tidak ada kerumunan orang yang bersaing untuk mendapatkan tempat, melainkan hanya beberapa orang yang tampak tenang dan menghormati privasi masing‑masing. “Rasanya begitu damai, seperti Tuhan memberi ruang khusus untukku berdoa,” tulis Celine dalam caption, menambahkan emoji doa dan hati.

Reaksi netizen pun beragam, namun mayoritas mengungkapkan rasa iri sekaligus kagum. Beberapa komentar menyoroti betapa beruntungnya Celine dapat merasakan momen tersebut tanpa harus berdesakan, sementara yang lain menanyakan detail lebih lanjut mengenai proses perizinan dan akomodasi yang memungkinkan kunjungan eksklusif tersebut. “Kalau aku di sana pasti harus berdesakan, tapi kamu tampak seperti VIP,” ujar salah satu pengikut dengan emotikon tertawa.

Para pakar media sosial menilai strategi Celine ini sebagai upaya memperkuat citra personal branding yang menggabungkan unsur religiusitas dengan kehidupan glamor. Dengan menampilkan diri sebagai sosok yang “dekat dengan Tuhan” sekaligus tetap berada di sorotan publik, Celine berhasil menarik perhatian tidak hanya penggemar musik, tetapi juga komunitas muslim yang menghargai konten spiritual.

Selain menampilkan sisi religius, Celine juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental melalui ibadah. “Berdoa di tempat yang tenang membantu menenangkan hati yang seringkali tertekan oleh tekanan industri hiburan,” ujar Celine dalam sebuah video singkat yang menyusul foto-foto tersebut. Pernyataan ini mendapat respons positif, mengingat semakin banyak publik yang mencari cara untuk menyeimbangkan karier dengan kesejahteraan batin.

Tak lama setelah unggahan tersebut, tim manajemen Celine mengumumkan bahwa ia akan meluncurkan proyek musik baru yang terinspirasi dari perjalanan spiritual ini. Diharapkan lagu‑lagu tersebut akan mengangkat tema kedamaian, harapan, dan keikhlasan, sekaligus menambah dimensi baru pada katalog musiknya yang selama ini lebih dikenal dengan genre pop‑dance.

Secara keseluruhan, momen doa di Raudah tanpa berdesakan ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian perjalanan Celine Evangelista ke Tanah Suci. Keberanian untuk membagikan sisi spiritual secara terbuka, dipadu dengan suasana eksklusif yang jarang didapatkan oleh kebanyakan jamaah, berhasil menciptakan percakapan hangat di dunia maya. Bagi para penggemar, ini bukan sekadar foto Instagram, melainkan sebuah pengingat bahwa ruang untuk berdoa dan bermuhasabah masih ada, meski di tengah keramaian dunia modern.

Dengan menutup perjalanan spiritual ini, Celine berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menelusuri jejak keagamaan mereka sendiri, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara karier dan keimanan. Ke depan, publik menantikan karya‑karya baru yang menggabungkan elemen keagamaan dengan gaya musik kontemporer yang menjadi ciri khas sang artis.

Pos terkait