Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2 atas Persija Jakarta di Super League 2025/2026: Comeback Memukau di Lampung

Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2 atas Persija Jakarta di Super League 2025/2026: Comeback Memukau di Lampung
Bhayangkara FC Menang Dramatis 3-2 atas Persija Jakarta di Super League 2025/2026: Comeback Memukau di Lampung

123Berita – 05 April 2026 | Jakarta, 5 April 2026 – Di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Bhayangkara FC menorehkan kemenangan mengejutkan melawan Persija Jakarta dengan skor akhir 3-2 dalam laga putaran kedua Super League 2025/2026. Pertandingan yang awalnya didominasi Persija berubah menjadi drama lima gol, berujung pada comeback spektakuler Bhayangkara yang berhasil mengatasi defisit satu gol pada menit ke-70.

Persija Jakarta memasuki laga dengan susunan pemain yang tidak lengkap; total ada sepuluh pemain inti yang tersedia karena beberapa cedera dan skorsing. Meski demikian, tim macan kemayoran tetap mengandalkan pengalaman dan kualitas pemain bintang seperti Marko Simic, Riko Simanjuntak, dan penyerang andalan, Andik Vermansyah. Di sisi lain, Bhayangkara FC menurunkan formasi 4-3-3 dengan kehadiran penyerang muda, Dimas Prasetyo, yang menjadi sorotan utama sejak awal pertandingan.

Bacaan Lainnya

Babak pertama berjalan seimbang. Pada menit ke-12, Persija membuka keunggulan lewat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Simic dengan akurasi tinggi, mengirim bola menembus jala gawang Bhayangkara. Gol pertama ini memberi semangat ekstra pada Persija yang terus menekan. Bhayangkara berusaha merespons, namun pertahanan Persija masih kokoh, terutama di area tengah lapangan.

Pada menit ke-28, Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan. Serangan balik cepat yang dimotori oleh gelandang tengah, Aldo Prasetyo, menghasilkan umpan terobosan kepada Dimas Prasetyo. Penyerang muda tersebut menembakkan bola ke sudut kanan gawang, memaksa kiper Persija, Dimas Drajat, terpaksa menebak arah tembakan. Gol ini menjadi titik balik pertama dalam pertandingan.

Setelah gol penyama kedudukan, Persija kembali menguasai bola dan pada menit ke-45 berhasil mencetak gol kedua lewat sundulan tajam dari Simanjuntak yang memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri. Skor 2-1 untuk Persija menutup babak pertama, memberi mereka keunggulan tipis menjelang jeda istirahat.

Masuk babak kedua, Bhayangkara memperlihatkan perubahan taktik yang lebih agresif. Pelatih Bhayangkara, Joko Susilo, menurunkan pemain pengganti yang meningkatkan intensitas serangan, khususnya dengan menambahkan pemain sayap kanan yang lebih cepat. Tekanan Bhayangkara mulai terasa pada menit ke-58 ketika mereka hampir memperkecil selisih lewat tendangan penalti yang gagal karena kiper Persija berhasil menepis bola.

Namun, momentum Bhayangkara benar-benar beralih pada menit ke-70. Setelah serangkaian serangan bertubi-tubi, gelandang serang Aldo Prasetyo kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang ketiga melalui tendangan jarak jauh yang melesat tepat ke pojok atas gawang. Skor menjadi imbang 2-2, menambah ketegangan di antara para pendukung.

Menit ke-77 menjadi momen paling krusial dalam laga. Dimas Prasetyo, yang telah menjadi bintang lapangan, menampilkan dribbling cerdas melewati dua bek Persija dan mengeksekusi tembakan keras ke sudut kiri gawang. Gol ketiga Bhayangkara ini menjadikan mereka unggul 3-2, sekaligus menandai comeback dramatis yang tidak terduga.

Persija berusaha keras untuk kembali menyamakan kedudukan, namun pertahanan Bhayangkara yang kini lebih terorganisir berhasil menahan serangan. Pada menit ke-88, kiper Bhayangkara, Iqbal Maulana, melakukan penyelamatan krusial dari tendangan keras Simic yang hampir memecah kebuntuan.

Dengan sisa waktu yang tinggal sedikit, Bhayangkara berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir. Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Bhayangkara FC, tidak hanya karena mereka berhasil mengalahkan salah satu tim papan atas Liga Indonesia, tetapi juga karena mereka melakukannya dengan gaya permainan yang menyerang dan taktik yang tepat.

Berikut rangkuman gol dan aksi penting dalam pertandingan:

  • 12′ – Persija Jakarta 1-0 (Marko Simic, tendangan bebas)
  • 28′ – Bhayangkara FC 1-1 (Dimas Prasetyo, serangan balik)
  • 45′ – Persija Jakarta 2-1 (Riko Simanjuntak, sundulan)
  • 70′ – Bhayangkara FC 2-2 (Aldo Prasetyo, tembakan jarak jauh)
  • 77′ – Bhayangkara FC 3-2 (Dimas Prasetyo, dribbling dan tembakan keras)

Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Bhayangkara FC di klasemen sementara, sementara Persija Jakarta harus menerima satu poin tambahan setelah harus bermain dengan skuad terbatas. Kedepannya, kedua tim diperkirakan akan mengevaluasi strategi masing-masing menjelang laga berikutnya di musim yang masih panjang.

Secara keseluruhan, laga ini memperlihatkan betapa pentingnya kedalaman skuad, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil risiko dalam strategi permainan. Bhayangkara FC menunjukkan bahwa dengan taktik yang tepat dan eksekusi yang baik, mereka mampu menandingi tim-tim besar meski berada di kondisi yang menantang.

Dengan hasil akhir 3-2, Bhayangkara FC kini menempati posisi yang lebih kuat di papan atas klasemen, sementara Persija Jakarta harus mencari solusi untuk mengatasi permasalahan cedera dan skorsing yang menurunkan kualitas skuad mereka.

Pos terkait