123Berita – 06 April 2026 | Bank Kalsel Syariah melangkah lebih jauh dalam agenda memperluas jaringan layanan keuangan berbasis syariah dengan meresmikan tiga Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) secara bersamaan. Upaya ini menegaskan komitmen bank untuk memperkuat pondasi ekonomi inklusif di provinsi Kalimantan Selatan, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap produk perbankan yang sesuai prinsip syariah.
Pembukaan ketiga kantor cabang tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 1 Maret 2024, dan berlokasi di pusat-pusat aktivitas ekonomi strategis: Kota Banjarmasin, Martapura (Kabupaten Banjar), serta Kota Banjarbaru. Masing‑masing kantor cabang dilengkapi dengan fasilitas perbankan lengkap, mulai dari layanan tabungan, pembiayaan mikro, pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM), hingga layanan investasi berbasis syariah.
Direktur Utama Bank Kalsel Syariah, Ahmad Zulkifli, menyampaikan, “Pembukaan tiga kantor cabang ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menurunkan kesenjangan akses keuangan, khususnya di daerah yang selama ini belum terlayani optimal. Kami ingin menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menyediakan produk yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai agama masyarakat.”
Berikut adalah rangkuman singkat mengenai ketiga kantor cabang baru:
- Kantor Cabang Pembantu Syariah Banjarmasin – berlokasi di Jalan Ahmad Yani, dengan kapasitas melayani hingga 15.000 nasabah per bulan.
- Kantor Cabang Pembantu Syariah Martapura – terletak di Jalan Ahmad Yani No. 23, menargetkan pemberdayaan 10.000 nasabah, terutama pelaku usaha pertanian dan perikanan.
- Kantor Cabang Pembantu Syariah Banjarbaru – berada di Jalan A. Yani, dirancang untuk melayani sekitar 12.000 nasabah dengan fokus pada sektor perdagangan dan industri kecil.
Ketiga kantor ini tidak hanya menambah jaringan fisik bank, tetapi juga dilengkapi dengan teknologi perbankan digital terkini. Fitur-fitur seperti mobile banking, QRIS, dan layanan pembayaran tagihan online diharapkan dapat mempermudah transaksi nasabah, terutama generasi milenial yang semakin mengandalkan platform digital.
Pengaruh pembukaan kantor cabang baru ini diproyeksikan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan secara signifikan. Menurut data internal bank, tingkat inklusi keuangan di provinsi ini pada akhir 2023 berada di angka 48 %. Dengan penambahan kapasitas layanan dari ketiga kantor cabang, target jangka menengah adalah mencapai 55 % pada akhir 2025.
Selain itu, Bank Kalsel Syariah menegaskan akan memperluas program pembiayaan mikro khusus bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini mencakup pembiayaan modal kerja dengan tenor hingga 5 tahun, bunga kompetitif berbasis mudharabah, serta pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku usaha. Pada tahun pertama operasional, diperkirakan sebanyak 2.500 UMKM akan mendapatkan akses pembiayaan, dengan nilai total pinjaman mencapai Rp 150 miliar.
Para pengamat ekonomi daerah menilai langkah ini sejalan dengan visi pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menggerakkan perekonomian berbasis inklusif. Gubernur Provinsi, Sahbirin Noor, dalam sambutan resmi mengucapkan, “Keberadaan kantor cabang syariah baru ini memberikan sinyal positif bahwa sektor keuangan syariah siap menjadi pilar utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam mendukung sektor agrikultur dan UMKM yang menjadi tulang punggung masyarakat.”
Bank Kalsel Syariah juga berjanji untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan rutin bagi staf cabang, serta memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih berkelanjutan, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Secara keseluruhan, ekspansi tiga kantor cabang ini menandai babak baru dalam perjalanan Bank Kalsel Syariah. Dengan menancapkan akar di wilayah-wilayah strategis, bank tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan penciptaan lapangan kerja di Kalimantan Selatan.
Ke depan, Bank Kalsel Syariah berencana untuk meluncurkan lebih banyak inisiatif inovatif, termasuk produk pembiayaan hijau dan program literasi keuangan berbasis komunitas, yang diharapkan dapat menambah nilai tambah bagi perekonomian daerah serta memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.





