123Berita – 13 Juni 2026 | Baru-baru ini, sebuah insiden kesetrum menimpa seorang bocah di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. Insiden ini memicu Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta untuk menyoroti kelaikan dan sistem pengawasan fasilitas di taman publik.
Beberapa contoh fasilitas yang tidak memenuhi standar keamanan adalah peralatan bermain yang rusak, listrik yang tidak terisolasi dengan baik, dan kurangnya pengawasan dari petugas keamanan.
Komnas PA DKI Jakarta menyarankan agar pemerintah daerah dan pengelola taman publik untuk meningkatkan kelaikan dan sistem pengawasan fasilitas di taman publik. Selain itu, juga perlu dilakukan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya keselamatan dan keamanan di taman publik.
Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi beberapa insiden kesetrum di taman publik di Jakarta. Insiden-insiden ini telah menyebabkan beberapa korban jiwa dan cedera.
Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan yang lebih serius untuk meningkatkan kelaikan dan sistem pengawasan fasilitas di taman publik. Dengan demikian, keselamatan dan keamanan pengunjung dapat terjamin.
Komnas PA DKI Jakarta berharap bahwa dengan meningkatkan kelaikan dan sistem pengawasan fasilitas di taman publik, dapat mengurangi risiko insiden kesetrum dan lain-lain yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
Di samping itu, perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah daerah, pengelola taman publik, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan di taman publik.
Dengan demikian, taman publik dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh semua orang, terutama anak-anak.
Komnas PA DKI Jakarta akan terus memantau dan mengevaluasi kelaikan dan sistem pengawasan fasilitas di taman publik untuk memastikan bahwa keselamatan dan keamanan pengunjung terjamin.





