123Berita – 06 April 2026 | Ningbo, China – Tim bulu tangkis Indonesia tengah menyiapkan diri untuk menghadapi kompetisi bergengsi Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang akan digelar pada 7-12 April di Ningbo Olympic Sports Center. Turnamen tingkat Super 1000 ini menjadi ajang penting bagi generasi muda Merah Putih untuk menguji kemampuan, memperkuat reputasi, sekaligus menorehkan prestasi di level tertinggi Asia.
Para pemain muda yang dipercaya menembus panggung BAC pertama kali akan berhadapan dengan lawan-lawan kelas dunia. Salah satu talenta tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan, menyatakan bahwa persiapan timnya sudah matang. Ia menambahkan pengalaman bertanding di Badminton Asia Team Championships (BATC) Februari lalu menjadi modal tambahan yang meningkatkan rasa percaya dirinya.
“Persiapan ke BAC ini cukup siap, apalagi ini pertandingan BAC pertama saya. Saya merasakan excitement yang besar. Saat tanding di BATC, saya dapat banyak pengalaman melawan pemain senior, yang menjadi modal untuk tampil lebih lepas dan bermain bagus di sini,” ujar Thalita.
Di sisi ganda putra, pasangan Devin Artha Wahyudi dan Ali Fathir Rayhan juga mengaku bersemangat menyambut debut mereka. Devin menegaskan, “Kami bangga dan senang bisa ikut serta di BAC kali ini. Karena ini level Super 1000, lawannya tentu lebih kuat dibandingkan IC atau Super 100. Setelah diberi kepercayaan, kami meningkatkan intensitas latihan demi performa terbaik.”
Menjelang babak pertama, Devin dan Fathir masih menunggu lawan yang akan muncul dari kualifikasi. “Fokus kami sekarang adalah memastikan performa terbaik pada babak pertama, mengaplikasikan semua yang sudah dipersiapkan selama latihan,” tambah Devin. Sementara Thalita menyampaikan tim Indonesia telah melakukan adaptasi lapangan pada sesi latihan hari ini, meski ada sedikit hembusan angin di arena.
Sayangnya, skuad Merah Putih mengalami penurunan kekuatan pada ganda putri karena pasangan Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine harus mundur. Rinjani terjangkit tifus minggu lalu sehingga belum kembali ke kondisi optimal.
Berikut susunan lengkap pemain Indonesia yang akan berkompetisi di BAC 2026:
| Kategori | Pemain |
|---|---|
| Tunggal Putra | Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah |
| Tunggal Putri | Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan |
| Ganda Putra | Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Devin Artha Wahyudi/Ali Fathir Rayhan |
| Ganda Putri | Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi |
| Ganda Campuran | Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti |
Pelatihan intensif yang dilakukan tim Indonesia tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, melainkan juga pada penyesuaian kondisi iklim dan atmosfer arena Ningbo yang berbeda dengan lapangan di tanah air. Adaptasi cepat diharapkan dapat meminimalkan faktor eksternal yang mengganggu konsentrasi pemain.
Para pelatih menekankan pentingnya mental yang tangguh mengingat tingkat persaingan yang sangat tinggi. BAC 2026 mempertemukan pemain-pemain Asia terbaik, termasuk perwakilan kuat dari Jepang, Korea, Malaysia, dan Tiongkok. Bagi Indonesia, keberhasilan di turnamen ini tidak hanya diukur dari perolehan medali, melainkan juga dari pengalaman yang didapatkan para pemain muda untuk bersaing di panggung internasional.
Secara keseluruhan, ekspektasi terhadap tim Indonesia cukup realistis. Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Jonatan Christie dan generasi baru yang tengah naik daun, harapan besar tertuang pada kemampuan tim untuk menembus babak final dan berpotensi merebut gelar. Keberhasilan di BAC 2026 juga akan menjadi indikator kesiapan Indonesia menjelang kompetisi dunia berikutnya, termasuk Olimpiade dan kejuaraan dunia BWF.
Dengan semangat kebersamaan, persiapan matang, dan dukungan seluruh elemen bulu tangkis Tanah Air, Indonesia siap memperlihatkan kualitasnya di level Asia. Penampilan para debutan di BAC 2026 akan menjadi cermin dari proses pembinaan yang telah dijalankan serta menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia bulu tangkis.





