123Berita – 08 Agustus 2026 | Kontroversi terjadi saat kiper Singapura menangkap bola yang diduga backpass saat melawan Timnas Indonesia. Kejadian ini memicu perdebatan tentang aturan backpass dalam sepak bola. Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah mengeluarkan penjelasan resmi tentang aturan backpass.
Pertama, umpan harus dilakukan dengan menggunakan kaki atau bagian tubuh lainnya, bukan dengan tangan. Kedua, umpan harus dilakukan oleh pemain yang berada di lapangan, bukan oleh kiper. Ketiga, kiper harus menangkap atau mengontrol bola dengan tangan.
Jika ketiga kondisi tersebut terpenuhi, maka wasit harus meniup peluit dan memberikan tendangan bebas kepada tim lawan. Namun, jika kondisi-kondisi tersebut tidak terpenuhi, maka wasit tidak perlu meniup peluit.
Dalam kasus kiper Singapura, wasit tidak meniup peluit karena umpan yang dilakukan oleh pemain Singapura tidak memenuhi kondisi-kondisi yang telah ditentukan oleh IFAB. Oleh karena itu, keputusan wasit untuk tidak meniup peluit adalah keputusan yang tepat.
Aturan backpass dalam sepak bola sangat penting untuk dipahami oleh pemain, pelatih, dan wasit. Dengan memahami aturan ini, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan kontroversi yang tidak perlu. Selain itu, aturan backpass juga dapat membantu meningkatkan keselamatan dan keadilan dalam pertandingan sepak bola.
Dalam beberapa tahun terakhir, IFAB telah melakukan beberapa perubahan pada aturan backpass. Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah pengenalan konsep “umpan yang tidak disengaja”. Konsep ini menyatakan bahwa jika pemain melakukan umpan yang tidak disengaja kepada kiper, maka umpan tersebut tidak dianggap sebagai backpass.
Perubahan ini telah membantu mengurangi jumlah tendangan bebas yang diberikan kepada tim lawan. Selain itu, perubahan ini juga telah membantu meningkatkan keselamatan dan keadilan dalam pertandingan sepak bola.
Dalam kesimpulan, aturan backpass dalam sepak bola sangat penting untuk dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam pertandingan. Dengan memahami aturan ini, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan kontroversi yang tidak perlu. Selain itu, aturan backpass juga dapat membantu meningkatkan keselamatan dan keadilan dalam pertandingan sepak bola.


