Atletik Indonesia Siap Kejar Emas Asian Games 2026 dengan Kombinasi Senior dan Talenta Baru

Atletik Indonesia Siap Kejar Emas Asian Games 2026 dengan Kombinasi Senior dan Talenta Baru
Atletik Indonesia Siap Kejar Emas Asian Games 2026 dengan Kombinasi Senior dan Talenta Baru

123Berita – 09 April 2026 | Persatuan Bola Pasukan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menegaskan target ambisiusnya untuk menorehkan medali perak atau emas pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Aomi, Jepang. Dalam rapat persiapan yang diadakan pekan lalu, pimpinan PB PASI mengungkapkan bahwa peluang emas terbuka lebar bila tim menyeimbangkan kehadiran atlet senior berpengalaman dengan munculnya wajah-wajah baru yang telah menunjukkan performa menjanjikan di ajang regional.

Ketua PB PASI, Suryo Pratama, menekankan pentingnya strategi jangka panjang. “Kami tidak hanya menyiapkan atlet untuk satu kompetisi, melainkan membangun pondasi yang kuat bagi generasi berikutnya. Kombinasi antara veteran yang telah mengumpulkan pengalaman di level internasional dan atlet muda yang sedang menanjak akan menjadi kunci utama,” ujarnya dalam konferensi pers.

Bacaan Lainnya

Secara spesifik, PB PASI menargetkan empat nomor yang diyakini memiliki peluang paling besar untuk meraih podium. Nomor-nomor tersebut meliputi 100 meter putra, 400 meter ganda putri, lompat jauh putra, serta maraton putri. Pada nomor sprint 100 meter, veteran Lalu Prasetyo yang pernah mencatatkan waktu sub-10,30 detik pada Asian Games 2018 dijadwalkan kembali menurunkan formasi terbaiknya, sementara atlet muda Dinda Sari, peraih medali perak pada SEA Games 2023, dipersiapkan sebagai alternatif cadangan.

Di nomor 400 meter ganda putri, pasangan yang dipilih merupakan kombinasi antara pengalaman dan kecepatan baru. Rina Wijaya, yang telah menempati posisi teratas pada kejuaraan Asia pada tahun 2022, akan bergabung dengan Anisa Putri, atlet berusia 21 tahun yang mencatatkan rekor nasional baru pada tahun lalu. “Kekuatan tim ganda terletak pada sinkronisasi ritme dan kepercayaan. Kami yakin perpaduan ini akan menghasilkan kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya,” tambah Suryo.

Untuk nomor lompat jauh putra, PB PASI menaruh harapan besar pada Andi Saputra, yang mencetak lompatan terjauh di ajang Asian Junior Championships 2021. Dengan bantuan pelatih teknik lompat jauh asal Korea Selatan, tim mengoptimalkan program latihan kekuatan inti dan kecepatan pendek untuk menembus zona emas. Sementara di maraton putri, atlet berusia 28 tahun, Siti Nurhaliza, telah menurunkan catatan waktu terbaiknya pada Marathon Jakarta 2023, dan kini tengah mengikuti program pelatihan tinggi di dataran tinggi Jawa Barat untuk meningkatkan kapasitas oksigen.

Strategi persiapan tidak hanya terbatas pada peningkatan fisik. PB PASI menggandeng tim psikolog olahraga untuk menangani aspek mental atlet, terutama mengingat tekanan kompetisi tingkat Asia yang sangat kompetitif. “Kesiapan mental sama pentingnya dengan kebugaran fisik. Kami memberikan sesi konseling, visualisasi, serta simulasi kompetisi agar atlet mampu mengendalikan emosi di lintasan,” kata Dr. Maya Lestari, psikolog tim.

  • Pelatihan intensif di fasilitas pusat kebugaran nasional, dengan fokus pada kecepatan, daya tahan, dan teknik.
  • Program pertukaran pelatih dengan negara-negara Asia yang memiliki tradisi kuat dalam atletik, seperti Jepang dan Korea.
  • Uji coba kompetitif di ajang Asian Championships 2025 sebagai tolok ukur kesiapan.

Selain persiapan teknis, PB PASI juga menyiapkan dukungan logistik yang memadai. Mulai dari peralatan pelatihan modern, transportasi, akomodasi, hingga nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet. Tim medis beranggotakan dokter spesialis olahraga, fisioterapis, dan ahli gizi yang bertugas memastikan kondisi optimal menjelang keberangkatan.

Secara keseluruhan, target medali emas bukan sekadar impian, melainkan hasil dari perencanaan terstruktur yang melibatkan seluruh elemen dalam ekosistem atletik. “Kami sadar kompetisi di Asia semakin ketat, namun dengan persiapan yang matang dan sinergi antara senior serta generasi baru, kami optimis dapat menorehkan prestasi bersejarah,” tutup Suryo Pratama.

Keberhasilan PB PASI dalam mengoptimalkan potensi atletik Indonesia akan menjadi cerminan dedikasi nasional dalam mengangkat nama tanah air di panggung sport internasional. Jika target tercapai, tidak hanya akan menambah koleksi medali, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berkarier di bidang atletik, memperkuat fondasi olahraga yang berkelanjutan bagi Indonesia.

Pos terkait