123Berita β 17 Juni 2026 | Pengamat ekonomi Dr. Abdullah Sumrahadi mengungkapkan bahwa lima kelompok konglomerasi terbesar di Indonesia diduga kuat menguasai sekitar 40 persen uang ASEAN yang dihasilkan dari pengurasan sumber daya alam (SDA).
Dr. Abdullah menjelaskan bahwa pengurasan sumber daya alam ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah dan mengancam keberlanjutan perekonomian Indonesia. Ia menyarankan agar pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan untuk mengatur penggunaan sumber daya alam dan mencegah kerusakan lingkungan.
Di sisi lain, pengamat lainnya juga menyatakan bahwa pengaruh kelompok konglomerasi ini tidak hanya terbatas pada perekonomian Indonesia, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian ASEAN. Mereka memiliki kepentingan bisnis yang luas di berbagai negara ASEAN dan memiliki akses yang luas ke sumber daya alam di kawasan tersebut.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengatur penggunaan sumber daya alam dan mencegah kerusakan lingkungan, serta memastikan bahwa perekonomian Indonesia dan ASEAN dapat berkembang dengan berkelanjutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah melakukan upaya untuk mengatur penggunaan sumber daya alam dan mencegah kerusakan lingkungan. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa perekonomian Indonesia dan ASEAN dapat berkembang dengan berkelanjutan.
Dr. Abdullah menyarankan agar pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan untuk mengatur penggunaan sumber daya alam dan mencegah kerusakan lingkungan. Ia juga menyarankan agar pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh kawasan tersebut.
Dalam menghadapi tantangan ini, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan ASEAN.
Di akhir, perlu diingat bahwa penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan ASEAN.





