Sungai Kintap Kalsel Meluap, Ribuan Jiwa Terdampak Banjir

JAKARTA, 123berita.com – Sebanyak 14.891 jiwa terdampak banjir yang terjadi di dua lokasi, yakni Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Laporan ini diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (04/09/2020).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, menjelaskan rincian laporan tersebut pertama mulai dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut yang melaporkan sebanyak 879 kepala keluarga (KK) atau 2598 jiwa terdampak banjir disebabkan meluapnya Sungai Kintap.

Baca Juga:  Ratusan Driver Online Surabaya Demo Tuntut Evaluasi Potongan 20% dari Aplikator

“Meluapnya Sungai Kintap dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Tanah Laut sejak Selasa (01/09/2020) hingga Rabu (02/09/2020) yang kemudian memicu banjir pada Kamis (03/09/2020),” ungkapnya, dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, bnpb.go.id

.

Banjir merendam sedikitnya 783 unit rumah dengan tinggi muka air (TMA) 100 hingga 150 sentimeter di enam desa Kecamatan Kintap. Adapun keenam desa itu meliputi Desa Kintapura, Desa Kintap, Desa Kintap Kecil, Desa Riam Adungan, Desa Salaman, dan Desa Pasir Putih.

Terkait banjir ini, Raditya Jati menyatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tanah Laut telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta melibatkan tim gabungan guna melakukan evakuasi korban, evakuasi barang milik korban, dan mendistribusikan bantuan logistik kepada korban terdampak.

Baca Juga:  Syekh Ali Jaber Ditikam Saat Ceramah, Begini Kondisinya Terkini

“Kondisi terkini yang dilaporkan hingga Jumat (04/09/2020) pukul 10.00 WIB, banjir di Kabupaten Tanah Laut berangsur-angsur surut dengan TMA 50 sentimeter,” ungkap dia.

Laporan berikutnya, yakni dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu. Disebutkan, banjir telah merendam kurang lebih 3.804 rumah, persawahan seluas delapan hektar dan total luas pertanian terendam adalah 155 hektar dengan TMA 300 hingga 400 sentimeter.

Baca Juga:  Michael Tirta, Buronan Kasus Pajak Rp14 Miliar Dibekuk di Bali

Banjir ini berdampak pada 3.804 KK/12.397 jiwa sehingga sebanyak 60 KK/221 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman. TRC BPBD Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat, evakuasi warga, dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Adapun kondisi terkini dilaporkan pada Jumat (04/09/2020) pukul 06.00 WIB, banjir berangsur-angsur surut dengan TMA 100 hingga 150 sentimeter. Sementara hingga siaran pers ini diterbitkan, tak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa atas bencana banjir.

author
Journalist & Content Writer