Segera Cair, Kemnaker Percepat Pengecekan Data Calon Penerima Subsidi Upah

JAKARTA, 123berita.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan pihaknya terus mempercepat pengecekan data calon penerima subsidi gaji/upah sehingga proses pencairan dapat segera dilakukan.

“Mudah-mudahan Pak Presiden besok (Kamis, 27 Agustus 2020) akan me-launching,” ujar Menaker sebelum mengikuti Raker dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (26/08/2020), dilansir dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI, kemnaker.go.id.

Ida Fauziyah mengungkapkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menerima 2,5 data calon penerima subsidi gaji/upah dari BPJS Ketenagakerjaan pada Senin (24/08/2020) lalu. Sebelum diserahkan ke Kemnaker, data telah diverifiksi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, setelah data diserahterimakan kepada Kemnaker, data kembali dicek oleh Kemnaker sebelum diserahkan kepada KPPN. Sesuai dengan Juknis, pengecekan dilakukan maksimal selama empat hari.

“Kemnaker hanya melihat kesesuaian data peserta setelah dilakukan validasi secara berlapis oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Menaker menjelaskan.

Pihaknya menegaskan pengecekan berlapis ini untuk memastikan subsidi gaji/upah tepat sasaran.

“Hari ini secara bertahap dari 2,5 juta data rekening yang sudah di-check list Kemnaker disampaikan kepada Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk diteruskan ke rekening penerima progam subsidi upah/gaji,” jelas Ida Fauziyah.

Subsidi upah/gaji merupakan program stimulus yang dikoordinasikan dan dibahas bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian BUMN, Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan 2020. Subsidi ini merupakan program pelengkap bagi program-program mitigasi dampak pandemi Covid-19 yang ada sebelumnya.

“Pekerja formal yang terdampak Covid-19 itu tidak sedikit. Banyak sekali mereka yang juga menerima program dari pemerintah (Kemensos, Kemendes PDTT). Data menunjukkan pekerja formal yang masih eksis juga membutuhkan bantuan pemerintah. Mereka juga terdampak Covid-19 dan butuh bantuan pemerintah,” kata Menaker.

author
Journalist & Content Writer