Pilkada 2020, Kabareskrim: Netralitas Polri adalah Harga Mati

JAKARTA, 123berita.com – Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Purnomo memberikan instruksi kepada jajarannya di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

“Pedomani seluruh peraturan protokol kesehatan pada setiap tahapan pemilihan. Berikut karakteristik kerawanan serta pelanggaran berpotensi terjadi,” jelasnya, Selasa (15/09/2020), dilansir dari Portal Berita Resmi Polri, TribrataNews.

Kabareskrim Polri juga mengatakan, pedomani seluruh peraturan protokol kesehatan pada setiap tahapan pemilihan, termasuk karakteristik kerawanan atau pelanggaran yang berpotensi terjadi.

Baca Juga:  3 Arahan Jokowi Soal Penerapan Protokol Kesehatan Saat Pilkada

“Terhadap pelanggar protokol kesehatan agar penyidik cermat dan teliti menentukan jenis pelanggaran administrasi atau pidana pemilihan atau pidana umum. Bila penyelenggaraan pemilihan tidak melaksanakan protokol kesehatan, Polri dapat melakukan tindakan Gakum dengan sanksi yang tegas,” terangnya.

Komjen Pol Listyo Sigit Purnomo juga meminta para penyidik patuh terhadap protokol kesehatan saat melakukan penegakan hukum. Kemudian, dirinya juga meminta agar jajarannya mengaktifkan sistem back up di setiap tingkatan.

“Penyidik Sentra Gakkumdu agar melengkapi Sarpras protokol kesehatan dalam upaya Gakum seperti APD (alat pelindung diri), fasilitas TI, masker, dan upaya pihak lain yang menghindari proses lidik/sidik dengan alasan Covid-19. Aktifkan sistem back up tingkat Polres, Polda maupun Bareskrim. Berdayakan Satgas Nusantara,” jelasnya.

Baca Juga:  Menaker Ida Pastikan Subsidi Upah/Gaji Tahap III Cair

Kabareskrim Polri juga meminta agar para Kasat Reskrim selalu berkoordinasi dengan pengadilan setempat dalam menentukan hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan. Termasuk mempersiapkan strategi khusus dalam proses penyidikan tindak pidana pilkada.

“Dalam proses penanganan tipiring (tindak pidana ringan), para direktur atau kasat berkomunikasi dan koordinasi dengan pengadilan setempat untuk alternatif hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan. Persiapkan langkah dan strategi khusus dalam proses penyidikan TP Pemilihan karena adanya wewenang khusus yang diberikan,” tuturnya.

Baca Juga:  Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Api Hampir Hanguskan Gedung Utama

Komjen Pol Listyo Sigit Purnomo menekankan netralitas Polri di Pilkada 2020 merupakan harga mati. Dia meminta seluruh anggota Polri untuk bertindak secara profesional dalam penegakan hukum terkait Pilkada.

“Netralitas Polri adalah harga mati. Para penyidik pahami betul langkah Gakum akan menjadi sorotan publik. Laksanakan secara cermat dan profesional,” tambah Kabareskrim Polri.

author
Journalist & Content Writer