Penusukan Syekh Ali Jaber: RSJ Lampung Bantah Pelaku Pernah Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

123berita.com – Pendakwah Syekh Ali Jaber mengalami penusukan saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin Jalan Tamin, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Pengakuan ayah pelaku penusukan, anaknya mengidap gangguan kejiwaan sejak empat tahun terakhir.

Sementara pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung membantah tersangka penusukan Syekh Ali Jaber pernah menjalani pemeriksaan kejiwaan di sana. Pihak RSJ sudah menelusuri arsip pasien dari empat tahun ke belakang.

Baca Juga:  Pesta Gay Tanpa Busana di Apartemen, 56 Pria Diciduk Polisi

“Sudah kami cek, tidak ada rekam jejak pelaku berobat ke kami,” kata Kepala Bagian Humas RSJ Provinsi Lampung, David, Senin (14/09/2020), dikutip dari TribunLampung.

Melansir Tribunnews, Selasa (15/09/2020), Syekh Ali Jaber meminta kepolisian mengusut tuntas kasus penusukan dialaminya. Ia menduga ada motif tertentu yang membuat dirinya menjadi incaran pelaku.

“Kalau urusan pribadi, saya tidak ada tuduhan, tapi secara hukum, dia (pelaku) harus diproses,” kata Syekh Ali Jaber, saat ditemui seusai kejadian di Rumah Hijrah Annaba, Sukarame, Minggu (13/09/2020) malam seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut Syekh Ali Jaber ada beberapa kejanggalan ketika melihat sosok pelaku.

Baca Juga:  Subsidi Upah Ditargetkan Mulai Ditransfer Akhir Bulan Ini

“(Pelaku) bukan orang yang, maaf, gila sembarangan. Pertama, dari segi kekuatan, badannya kurus, kecil. Tidak mungkin jika melihat tubuhnya bisa ada kekuatan sampai separuh pisau menusuk,” bebernya.

author
Journalist & Content Writer