Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19, Pemerintah Gandeng MUI

JAKARTA, 123berita.com – Pemerintah terus melakukan langkah-langkah persiapan untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Selain vaksin Merah Putih dikembangkan periset di Indonesia, pengadaan vaksin juga dilakukan melalui kerja sama dengan negara lain.

Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin, menjelaskan pemerintah telah melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak awal pandemi. Fatwa MUI banyak menjadi acuan, mulai dari ibadah salat Jumat, salat Idulfitri, salat Iduladha, pembayaran zakat yang dapat dipergunakan untuk penanggulangan pandemi, tata cara beribadah bagi tenaga medis yang menggunakan baju hazmat, serta pemulasaran jenazah.

“Untuk vaksin, saya sudah minta (MUI) dilibatkan dari mulai perencanaan, pengadaan vaksin, kemudian pertimbangan kehalalan vaksin, audit di pabrik vaksin, termasuk kunjungan ke fasilitas vaksin di RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Kemudian juga terus menyosialisasikan ke masyarakat dalam rangka vaksinasi,” ungkapnya, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id

, Sabtu (17/10/2020).

Wapres menekankan vaksin yang akan diberikan ke masyarakat harus mengantongi sertifikat halal dari lembaga yang memiliki otoritas dalam hal ini MUI.

“Tetapi kalau tidak halal, namun tidak ada solusi selain vaksin tersebut, maka dalam situasi darurat bisa digunakan dengan penetapan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia,” imbuhnya.

author
Journalist & Content Writer