Ogah Berbelit, Jokowi Minta Percepat Pencairan Pembayaran Pelayanan Kesehatan untuk Covid-19

JAKARTA, 123berita.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembayaran disbursement untuk pelayanan kesehatan berkaitan dengan Covid-19 dipercepat pencairannya dan jangan sampai ada keluhan.

“Misalnya yang meninggal ini harus segera, bantuan santunan itu harus. Harusnya begitu meninggal langsung bantuan santunannya harus keluar itu. Jangan sampai prosedurnya di Kementerian Kesehatan betul-betul bisa dipotong, jangan sampai ini bertele-tele,” tutur presiden, saat memberikan pengantar pada rapat terbatas (Ratas) mengenai Percepatan Penanganan Dampak Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/06/2020).

Jika aturan di Peraturan Menteri (Permen) terlalu berbelit, Jokowi minta untuk disederhanakan. Pihaknya juga menekankan agar pembayaran klaim rumah sakit, insentif tenaga medis, dan insentif bagi petugas laboratorium secepatnya dilakukan, tidak perlu menunggu anggaran turun.

Hal penting lainnya, menurut presiden adalah pengendalian terintegrasi sehingga kerja bisa efektif.

Enggak ada lagi egosektoral, ego-kementerian, ego-lembaga, ego-kedaerahan, apalagi jalan sendiri-sendiri. Saya kira ini sudah harus kita hilangkan,” tegasnya.

Jokowi pun minta disiapkan sebuah terobosan agar ada hal baru lagi yang dikerjakan bersama-sama.

“Memberikan efek besar pada masyarakat untuk betul-betul kita mematuhi protokol kesehatan yang ada,” pungkasnya, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id.

author
Journalist & Content Writer