Heboh Twitter Bill Gates dan Obama Diretas, Hacker Diduga Sekelompok Anak Muda

123berita.com – Aksi peretasan bisa menimpa siapa saja, termasuk tokoh dunia sekalipun. Seperti terjadi baru-baru ini, publik dibuat heboh dengan kabar diretasnya akun Twitter milik Bill Gates maupun Barack Obama.

Kasus itu tak pelak membuat Federal Bureau of Investigation (FBI) harus turun tangan melakukan investigasi. Hasil penyelidikan diketahui para pelaku tak ada kaitan dengan negara atau pun kelompok kriminal tertentu.

Times melaporkan peretasan berawal dari obrolan antarperetas di platform Discord, sebuah layanan obrolan pemain gim. Melansir AFP, Times berhasil mewawancarai empat orang terlibat peretasan. Pada kesempatan itu, peretas juga berbagi log dan potongan gambar tentang apa yang terjadi.

Baca Juga:  Kasus Corona di AS Belum Usai, Kini Dikejutkan dengan Wabah Baru Bernama Salmonella

“Wawancara menunjukkan serangan itu bukan hasil kerja satu negara seperti Rusia atau kelompok peretas canggih,” sebut Times dalam laporannya.

Diketahui, para peretas merupakan sekelompok anak muda. Ironisnya, salah seorang di antaranya, bahkan masih tinggal bersama ibunya.

Kepada Times, sekawanan anak muda itu mengaku seorang pengguna platform Discord misterius menggunakan nama ‘Kirk’ memprakarsai rencana peretasan. Ia disebut mengirim sebuah pesan dan mengaku orang yang memiliki akses ke akun Twitter.

Baca Juga:  Aniaya ART Asal Indonesia, Warga Saudi Dipolisikan

Sekawanan anak muda itu juga mengaku berhenti mengikuti komando Kirk setelah tahu sasaran peretasan adalah tokoh-tokoh penting dunia. Akibat peretasan ini, publik pun mempertanyakan keamanan Twitter yang selama ini menjadi corong kampanye para politisi menjelang pemilu AS pada November 2020.

“Berdasarkan apa yang kami ketahui saat ini, kami percaya sekitar 130 akun menjadi sasaran para penyerang sebagai bagian dari insiden itu. Untuk sebagian kecil dari akun ini, para peretas bisa mendapatkan kendali atas akun tersebut dan kemudian mengirim Tweet dari akun itu,” jelas Twitter dalam cuitannya.

Baca Juga:  Rusia Klaim Temukan Vaksin Corona Bernama ‘Sputnik V’, Seperti Apa Kira-Kira ?

Mengutip wowkeren.com, Senin (20/07/2020), dalam aksinya, peretas mencoba menipu orang untuk mengirim bitcoin mata uang virtual lewat akun resmi Apple, Uber, Kanye West, Bill Gates, Barack Obama dan beberapa tokoh lainnya. Mereka mengirim pesan, semua orang punya waktu 30 menit untuk mengirim Bitcoin senilai USD 1000 dan menjanjikan mereka akan menerima dua kali lipat sebagai balasannya.

author
Journalist & Content Writer