Heboh Dukung LGBTQI, Netizen Indonesia Ramai Boikot Produk Unilever

123berita.com – Perusahaan raksasa Unilever mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, secara kontroversial, perusahaan multinasional yang berpusat di Rotterdam, Belanda, terang-terangan mendukung gerakan Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Questioning, and Intersex (LGBTQI).

Pernyataan itu diunggah di akun Instagram resmi mereka @unilever pada 18 Juni 2020 lalu dengan menyertakan gambar logo Unilever penuh warna, khas LGBTQI.

“Kami berkomitmen untuk membuat kolega LGBTQI+ kami bangga dengan kami,” tulis akun Instagram Unilever.

Bahkan dalam postingannya, Unilever secara vulgar mengungkap ke publik bahwa mereka mendukung gerakan LGBTQI dan sudah menandatangani Deklarasi Amsterdam. Brand populer itu juga memastikan semua orang di Unilever memiliki akses ke tempat kerja yang benar-benar inklusif.

“Bergabung dengan Open for Business untuk menunjukkan bahwa kami bermaksud bisnis dengan inklusi LGBTQI+ sebagai bagian dari koalisi global,” ungkapnya di Instagram.

Lewat postingannya pula, Unilever meminta Stonewall untuk mengaudit kebijakan dan mengukur bagaimana dukungan sikap serta tindakan yang mereka ambil dalam kampanye ini. Untuk diketahui, Stonewall merupakan lembaga amal bagi kaum LGBTQI.

“Inisiatif-inisiatif ini hanyalah permulaan. Keragaman kita sebagai manusia adalah yang membuat kita lebih kuat. Inklusi untuk semua adalah apa yang akan membuat kita lebih baik,” papar Unilever.

Komitmen Unilever mendukung gerakan LGBTQI kontan saja memicu reaksi keras dari kalangan netizen Indonesia. Banyak di antara mereka mengungkapkan kegeramannya dengan mengkritik hingga menyerukan boikot produk perusahaan yang sudah berdiri sejak 90 tahun silam.

Boikot Unilever product,” seru akun @yogiesetya di kolom komentar Instagram Unilever.

Saatnya hijrah produk dan tinggalkan Unilever,” tulis akun @xlax.kaumi.

Cari produk Indonesia saja. We use Indonesia product. Unilever good bye,” ujar akun @kangsuminta turut berkomentar.

Siap boikot. Barang di rumah masih banyak produk mereka. Semoga dimudahkan untuk lepas dari mereka ini

,” tulis akun @izza.stuff.

Good bye Unilever. Tak kan kubeli lagi yang ada logo U di kemasannya,” kata akun @dikapujires.

Unilever merupakan salah satu perusahaan paling tua di dunia yang masih beroperasi dan saat ini menjual produknya ke lebih dari 190 negara. Perusahaan ini memproduksi makanan, minuman, pembersih, dan juga perawatan tubuh.

author
Journalist & Content Writer