Hati-Hati, Lima Wilayah DKI Jakarta Ini Penularan Covid-19 Sangat Tinggi

Jakarta, 123Berita.com – Satuan tugas atau Satgas Covid-19 mengungkapkan jika saat ini ada lima wilayah di DKI Jakarta dengan angka penularan corona sangat tinggi. Hingga Rabu, 29 Juli 2020 ada lima wilayah zona merah, dan satu kabupaten berstatus zona resiko sedang.

Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito meminta agar Jakarta menjadi salah satu provinsi yang harus mendapatkan perhatian serius. Hal itu lantaran angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta kerap mengalami lonjakan yang signifikan.

Baca Juga:  Premium dan Pertalite Dihapus? Ini Faktanya

“Terlihat bahwa pada minggu lalu, 19 Juli, ada 33 persen atau dua wilayah, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, dengan risiko tinggi yaitu merah. Dan pada Minggu, 26 Juli, ada lima kota di Jakarta yang risiko tinggi. Ini harus kita cermati bersama,” kata Prof Wiku saat konpers yang ditayangkan dalam channel akun Youtube BNPB, Selasa, 28 Juni 2020.

“Bahkan pada Minggu, 21 Juni, ada satu daerah yang zona tidak terdampak yaitu Kepulauan Seribu sekarang sudah menjadi risiko sedang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hasil SBMPTN 2020 Diumumkan Besok, Cek Hasilnya Disini !

Wiku juga menjelaskan, dalam satu minggu terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 di DKI Jakarta meningkat drastis dari satu minggu sebelumnya. Berdasarkan hasil catatan, satu minggu sebelumnya berada di angka 1.880 kasus, dan kini naik menjadi 2.679.

“Ini adalah peningkatan yang cukup pesat. Di sebelah kiri bawah, kita bisa melihat gambaran distribusi kelompok umur dari Covid-19. Terlihat pada usia 18 sampai dengan 59 tahun jumlahnya yang positif adalah 80 persen,” beber Wiku.

Baca Juga:  Pilkada, Mendagri Imbau Bapaslon Tak Arak-Arakan dan Bikin Kerumunan Saat Pendaftaran

Menurutnya, mayoritas kelompok yang banyak terpapar virus corona yakni berada di umur dari 18 sampai 59 tahun. Sedangkan jika dilihat dari segi yang meninggal, kebanyakan di atas 45 tahun, dengan rata-rata cukup besar yaitu, 80 persen.

“Artinya, penularan bisa terjadi di kelompok usia relatif produktif dan korban meninggal justru pada usia lanjut,” ucapnya.

author