Dexamethasone Diklaim Efektif Lawan Covid-19, Ini Penjelasannya

123berita.com – Berbagai cara ditempuh demi menemukan obat dan vaksin yang efektif untuk penanganan penyakit Covid-19. Belakangan, obat dexamethasone diklaim efektif bekerja mengatasi virus corona.

Melansir Kompas.com, Rabu (17/06/2020), ilmuwan Inggris menyebut dexamethasone sebagai terobosan besar dalam perang melawan virus corona. Keefektifan obat ini mencuat setelah tim dari Universitas Oxford melakukan uji coba kepada ribuan pasien di rumah sakit terkait penggunaan dexamethasone, Selasa (16/06/2020).

Hasilnya, temuan mereka menunjukkan dexamethasone berhasil menekan risiko kematian pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah.

Ketua Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Wawaimuli Arozal, mengatakan dexamethasone merupakan obat antiinflamasi atau antiperadangan, tergolong obat keras.

“Dexamethasone termasuk obat keras golongan kortikosteroid sebagai antiinflamasi atau antiperadangan,” kata Wawaimuli saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/06/2020).

Menurutnya, obat ini umumnya digunakan untuk pasien dengan keluhan adanya indikasi pada cedera kepala berat, peradangan hebat, dan penyakit autoimun. Adapun dosisnya sehari penggunaan bergantung indikasi.

“Biasanya dua kali 0,5 mg tablet. Kalau suntikan beda lagi, bergantung berat ringannya penyakit,” jelas Wawaimuli Arozal.

Satu hal perlu jadi catatan, dexamethasone tidak untuk dikonsumsi bagi penderita hipertensi, sakit gula, dan penderita infeksi bakteri/virus karena bisa menekan sistem imun.

Sementara terkait kabar obat ini disinyalir mampu menyelamatkan pasien Covid-19, Wawaimuli, mengutarakan penelitian dan pengujiannya sejauh ini masih jadi kontroversi.

“Ini masih kontroversi, beberapa kasus digunakan untuk pasien virus corona yang berat. Tapi, karena sifat dexamethasone menekan sistem imun, justru tidak direkomendasikan, karena untuk mengeliminasi virus perlu sistem imun badan yang terjaga,” bebernya.

Bukan itu saja, seseorang yang mengonsumsi dexamethasone juga akan mengalami beberapa efek samping.

“Banyak efek sampingnya, mulai dari udem atau bengkak, osteoporosis, hipertensi, sampai gangguan mental, jadi penggunaannya harus hati-hati,” tandas Wawaimuli Arozal.

author
Journalist & Content Writer