Bantuan Pesantren Mulai Cair, Segini Nilainya

JAKARTA, 123berita.com – Bantuan operasional pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan mulai cair. Hal ini secara simbolis ditandai penyerahan bantuan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi ke sejumlah pesantren Nahdlatul Ulama (NU) diwakili RMI PBNU dan Satgas Covid-19 PBNU.

Acara penyerahan bantuan berlangsung di Ponpes Ekonomi Darul Ukhuwah Kedoya. Pondok pesantren ini dipimpin KH Marsudi Suhud yang juga Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Penyerahan bantuan bersamaan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1442H.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Bantuan ini menjadi bagian perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren yang jumlahnya ribuan,” kata Menag di Jakarta, Sabtu (29/08/2020) malam.

“Saya memberikan apresiasi kepada pesantren yang telah banyak menyebarluaskan tentang protokol kesehatan. Misalnya jangan keluar dari tempat yang terkena wabah dan jangan masuk ke daerah terkena wabah,” sambungnya, dilansir dari laman resmi Kementerian Agama RI, kemenag.go.id

.

Fachrul Razi berharap seluruh pondok pesantren di Indonesia, khususnya pesantren di bawah naungan NU tetap memerhatikan protokoler kesehatan dalam menjalani proses pembelajaran. Pesantren diharapkan tetap menjaga pola hidup sehat bagi para santri-santriwati.

“Mari saling berdoa, menjaga diri, dan menciptakan suasana optimisme di pesantren agar Indonesia segera terbebas dari Covid-19,” pesan dia.

Kementerian Agama menerima amanah berupa anggaran sebesar Rp2,599 triliun guna membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi Covid-19. Anggaran ini disalurkan dalam bentuk Bantuan Operasional (BOP) untuk 21.173 pesantren.

Jumlah ini terdiri atas 14.906 pesantren dengan kategori kecil (50 hingga 500 santri) yang mendapat bantuan sebesar Rp25 juta. Lalu ada 4.032 pesantren kategori sedang (500 hingga 1.500 santri), yang akan mendapat bantuan Rp40 juta.

Bantuan juga akan diberikan kepada 2.235 pesantren kategori besar dengan santri di atas 1.500 orang. Nilai bantuannya adalah Rp50 juta.

Mengingat jumlahnya banyak, bantuan operasional ini dicairkan secara bertahap. Adapun untuk tahap pertama, bantuan operasional dicairkan sejumlah Rp930,835 miliar.

Bantuan diperuntukkan bagi 9.511 pondok pesantren, 29.550 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), 20.124 LPTQ/TPQ, dan bantuan pembelajaran daring bagi 12.508 lembaga.

Termasuk tahap ini adalah bantuan operasional diberikan Menag Fachrul Razi kepada Pesantren Darul Ukhuwwah Kedoya. Selain bantuan operasional, Kemenag juga akan memberikan bantuan pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga.

“Masing-masing lembaga akan mendapat Rp15 juta, namun diberikan per bulan Rp5 juta selama tiga bulan,” tandasnya.

Selain pesantren, bantuan juga akan disalurkan sebagai BOP untuk 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Masing-masing MDT akan mendapat Rp10 juta. Bantuan juga diberikan untuk 112.008 Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ). Masing-masing LPQ akan mendapat bantuan Rp10 juta.

author
Journalist & Content Writer